Selasa, 27 Januari 2015
Tribunnews.com

Sejahterakan Pensiunan, BRI Konsisten Terapkan UU No.13

Kamis, 21 Februari 2013 15:34 WIB

Sejahterakan Pensiunan, BRI Konsisten Terapkan UU No.13
net

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pensiunan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk mendapat perhatian khusus dari manajemen perusahaan. Tak hanya memperhatikan kesejahteraan pekerja aktif, BRI juga mengimplementasikan Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 167 ayat 1.

”Guna mengimplementasikan ketentuan perundang-undangan yang berlaku, serta mewujudkan penghargaan perusahaan terhadap para pekerja khususnya para pensiunan, maka BRI memberikan jaminan perlindungan terkait hak-hak yang harus diterima oleh setiap pensiunan,” ujar Muhamad Ali, Sekretaris Perusahaan BRI, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (21/2/2013).

Ali mengatakan, sesuai Undang-undang Nomor 13 Tahun 2003 Pasal 167 ayat 1 mensyaratkan adanya pembayaran pesangon sesuai ketentuan kepada setiap pensiunan apabila perusahaan tidak mengikutsertakan pekerjanya dalam program pensiun.

Meski demikian, BRI telah mengikutsertakan seluruh pekerjanya dalam program pensiun berupa Program Pensiun Manfaat Pasti (PPMP) dan Program Pensiun Iuran Pasti (PPIP) melalui lembaga-lembaga kredibel yang ditunjuk sebagai penyelenggara program.

"Semua perusahaan harus memenuhi ketentuan perundangan yang mewajibkan untuk memperhitungkan besaran manfaat pensiun yang diterima pensiunan. BRI telah melakukan kajian-kajian yang komprehensif dengan dukungan dari pihak-pihak terkait yang berkompeten, sehingga dihasilkan sebuah formulasi perhitungan yang diatur didalam ketentuan internal perusahaan,” papar Ali.

Dikatakan Ali, dari hasil perhitungan atau perbandingan pesangon dengan manfaat pensiun (uang pensiun) terdapat 3 (tiga) kondisi hasil yang berbeda.

Jumlah uang pensiun yang diterima lebih kecil dari pesangon (Uang pensiun < Pesangon), maka selisih kekurangannya (Kompensasi) akan dibayar oleh BRI. Kedua, jumlah uang pensiun yang diterima sama dengan pesangon (Uang pensiun = Pesangon), maka tidak ada kewajiban bagi BRI untuk membayarkan Kompensasi kepada pensiunan.

Halaman12
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: sanusi
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas