RI Jadi Co-Chairman Working Group G20 Infrastruktur

Menteri Keuangan Agus D.W Martowardojo menyatakan persoalan infrastruktur menjadi perhatian

RI Jadi Co-Chairman Working Group G20 Infrastruktur
KOMPAS Images/ANDREAN KRISTIANTO
Proyek pembangunan jalan tol di kawasan Tanjung Priok, Jakarta Utara

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Menteri Keuangan Agus D.W Martowardojo menyatakan persoalan infrastruktur menjadi perhatian utama bagi negara-negara anggota G20.

Sehingga, G-20 menyepakati membentuk working group (kelompok kerja) dengan menunjuk  indonesia sebagai co-chairman untuk menyelesaikan masalah infrastruktur financing.

Ia mengatakan working group dibentuk dengan tujuan menjembatani adanya perbedaan pandangan perihal infrastruktur antara negara berkembang dengan negara maju. "Jadi di G20 membahas masalah infrastruktur financing atau tentang long term financing. Ada negara-negara yang berpendapat berbeda mengenai permasalahan ini," kata Agus di Jakarta, Kamis (28/2/2013).

Menurut Agus perbedaan pandangan antara negara maju dengan negara berkembang terkait infrastruktur berasal dari sisi financing. Untuk itu anggota G20 membentuk working group untuk membentuk kata sepakat untuk menangani permasalahan infrastruktur.

Perbedaan pendapat dalam masalah infrastruktur karena negara maju melihatnya dari sisi akses financing sementara negara berkembang melihatnya ini pulling financing. "Karenanya G20 sepakat untuk bentuk working group dengan chairman-nya adalah Jerman dan co-chairman-nya Indonesia", tandasnya.

Seperti diketahui, masalah infrastruktur di Indonesia masih belum mendapat perhatian khusus dari pemerintah. Persoalan infrastruktur yang masih minim menjadi persoalan yang harus diselesaikan Indonesia untuk menarik investasi dan menciptakan iklim investasi yang sehat.

baca juga:

Penulis: Arif Wicaksono
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved