Senin, 24 November 2014
Tribunnews.com

Pertamina Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah

Jumat, 1 Maret 2013 15:50 WIB

Pertamina Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah
/TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR
SAMPAH TERDAMPAR DI PANTAI TANAH TUMBUH - Sejumlah anak kecil mencari sampah pelastik di antara ceceran sampah yang terdampar di kawasan pantai Tanah Tumbuh, Makassar, Kamis (28/2/13). Sampah kiriman dari anjungan pantai losari tersebut akibat pembuangan sampah sembarangan dari masyarakat sehingga dikhawatirkan dapat memberi citra buruk. (TRIBUN TIMUR/SANOVRA JR)

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – PT Pertamina dan PT Godang Tua Jaya sepakat menetapkan Solena Fuels Corporation sebagai mitra penyedia teknologi dalam proyek Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSA) di tempat pembuangan sampah terpadu Bantargebang, Bekasi.

Berdasarkan keterangan tertulisnya, fokus dari kerja sama ini yaitu membuat detail studi kelayakan untuk pemanfaatan sampah kota menjadi energi dengan teknologi terbaru berupa plasma gasifikasi. Energi tersebut diyakini mampu membangkitkan listrik setara 120 megawatt dengan input sampah 2.000 ton per hari.

Hal ini akan menjadi salah satu terobosan yang bisa memecahkan permasalahan sampah dan sekaligus sebagai jawaban atas krisis energi yang terjadi belakangan ini.

Pengolahan sampah menjadi listrik dilakukan dengan membangun pembangkit listrik tenaga biomassa berbasis sampah yang berasal dari Bantargebang. Pembangkit listrik tenaga sampah ini diperkirakan akan memerlukan investasi sekitar 300 juta dollar AS dan mulai memproduksi listrik pada 2016.

“Melalui kerja sama ini, Pertamina sebagai perusahaan yang concern kepada permasalahan lingkungan dapat mewujudkan bentuk partisipasinya sebagai “Sobat Bumi” dengan memanfaatkan secara optimal sumber daya energi alternatif ramah lingkungan,” kata Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan, Kamis (1/3/2013).

Proyek ini akan menggunakan teknologi pengolahan biomass municipal solid waste to power yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. Solena Fuels Corporation merupakan penyedia tekonologi yang sudah terbukti (proven) dan memenuhi karakteristik sampah yang ada di Bantargebang dengan tingkat pemanfaatan sampah secara maksimal hingga mencapai zero waste.

Seperti diketahui, Pemerintah telah menetapkan target untuk meningkatkan porsi pemanfaatan energi baru dan terbarukan, dimana pada 2025 diharapkan pemanfaatan energi baru dan terbarukan akan meningkat porsinya menjadi 25 persen.

Sesuai dengan visi Pertamina sebagai World Class Energy Company, Pertamina secara bertahap mengembangkan sumber daya energi baru dan terbarukan seperti halnya pembangunan yang telah dilakukan di sektor panas bumi dan pengembangan bio-energi berbasis sampah kota.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: sanusi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas