Kemenpera Desak Komitmen Pemda Selesaikan Persoalan Perumahan

Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) terus mengajak pemerintah daerah (pemda) mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota

Kemenpera Desak Komitmen Pemda Selesaikan Persoalan Perumahan
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pekerja memasang bambu yang akan digunakan untuk mengecat Rumah Susun Tanah Tinggi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Jumat (28/12/2012). Pemerintah menyiapkan dana sebesar Rp 22,4 triliun untuk memenuhi kebutuhan dasar meningkatkan kesejahteraan masyarakat dengan sasaran pembangunan 115 twins block rusunawa dan rumah sejahtera yang terbangun melalui penyediaan prasarana, sarana dan utilitas kawasan sebanyak 60 ribu unit dalam APBN tahun 2013. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) terus mengajak pemerintah daerah (pemda) mulai dari tingkat provinsi hingga kabupaten/kota untuk bersama-sama memperkuat komitmen dan perannya dalam menyelesaikan masalah perumahan di daerah.

Pasalnya hingga saat ini Kemenpera masih menemui banyak kendala serta persoalan di lapangan sehingga pelaksanaan kegiatan perumahan di daerah baik dari kualitas fisik dan pemanfaatannya belum optimal.

"Dari hasil evaluasi program dan kegiatan Kemenpera yang dilaksanakan di daerah masih banyak persoalan yang ditemui," ujar Menpera Djan Faridz di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (5/3/2013).

Djan Faridz menjelaskan, pembangunan perumahan secara umum akan mampu mendukung dan menggerakkan pertumbuhan ekonomi dan kehidupan sosial masyarakat. Untuk itu peran seluruh pemangku kepentingan bidang perumahan di daerah perlu ditingkatkan dan disinergikan.

Namun demikian, imbuhnya, berdasarkan hasil evaluasi yang dilaksanakan Kemenpera ternyata masih banyak kendala yang dihadapi. Hal tersebut menyebabkan kegiatan yang dihasilkan di lapangan belum optimal baik dari sisi output kegiatan seperti kualitas fisik dan sisi outcome yakni pemanfaatannya belum dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

"Di lapangan kami menyadari bahwa dari sekian banyak rusunawa, Rumah Khusus dan PSU yang dibangun Kemenpera maupun melalui DAK selama ini masih belum terhuni atau termanfaatkan sebagaimana yang diharapkan. Ini menjadi pekerjaan kita bersama yang harus diselesaikan oleh pemerintah pusat maupun daerah," tandasnya.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di

BERITA REKOMENDASI

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved