Senin, 25 Mei 2015
Tribunnews.com

Usaha Nasabah di Lampung Diyakini Dongkrak Penyaluran Kredit

Kamis, 7 Maret 2013 22:07 WIB

Usaha Nasabah di Lampung Diyakini Dongkrak Penyaluran Kredit
m.kompas.com
Usaha sawit sebagai salah satu andalan di Lampung diperbaya turut mendongkrak kredit perbankan tahun ini

TRIBUNNEWS.COM, BANDAR LAMPUNG -- Para pelaku perbankan di Lampung masih optimistis prospek penyaluran kredit di Lampung pada kuartal I 2013 akan tumbuh positif. Sebanyak 73 persen pelaku perbankan menilai, peningkatan kredit akan terdorong prospek usaha nasabah yang membaik.

Sedangkan 18 persen pelaku perbankan lainnya meyakini, peningkatan kredit terjadi karena membaiknya perekonomian di Lampung, dan 6 persen lainnya melihat pada risiko usaha yang dinilai masih rendah.

Berdasarkan hasil survei kegiatan dunia usaha (SKDU) Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lampung, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan kredit perbankan akan tumbuh sebesar 1-10 persen pada kuartal I-2013. "Pelaku perbankan masih optimistis bahwa DPK akan tumbuh karena fasilitas jasa perbankan yang meningkat," kata Peneliti Ekonomi Madya BI Lampung Nunu Hendrawanto, Kamis (7/3/2013).

Nunu mengatakan, para pelaku perbankan juga menilai, kondisi internal perbankan bakal mendongkrak pertumbuhan penyaluran kredit kepada masyarakat, di antaranya karena faktor kecukupan modal bank (56 persen), kualitas portofolio kredit meningkat (35 persen), dan peningkatan kredit likuiditas berlebih (6 persen).

Menurut BI Lampung, hasil evaluasi kondisi perbankan Lampung pada kuartal IV-2012 menunjukan, jumlah aset perbankan secara kuartal menunjukkan peningkatan dan percepatan. Meskipun secara tahunan mengalami perlambatan dibandingkan dengan periode sebelumnya.

Pertumbuhan aset pada kuartal laporan tercatat sebesar 5,84 persen (qtq), lebih tinggi dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh sebesar 3,37 persen (qtq). Sedangkan secara tahunan aset mengalami pertumbuhan yang melambat dari 19,87 persen (yoy) pada kuartal sebelumnya menjadi 18,87 persen (yoy).

Dari sisi penghimpunan dana, DPK perbankan tercatat mengalami peningkatan sebesar 1,20 persen (qtq) atau 14,39 persen (yoy). Berdasarkan jenis simpanan, tabungan menjadi pangsa terbesar DPK (52,7 persen) dan tercatat mengalami pertumbuhan tertinggi pada kuartal laporan, yakni sebesar 10,73 persen (qtq) atau 16,44 persen (yoy) menjadi Rp 13,68 triliun.

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Lampung
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas