• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 27 Agustus 2014
Tribunnews.com

Pedagang Tidak Berani Menyetok Bawang Merah

Jumat, 15 Maret 2013 15:27 WIB
Pedagang Tidak Berani Menyetok Bawang Merah
KOMPAS/KRISTIANTO PURNOMO
Bawang merah dijual di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (13/3/2013). Harga bawang merah dan putih terus melambung mencapai Rp 60.000 per kilogram, akibat kurangnya pasokan.

Laporan Wartawan Tribun Lampung, Dedi Sutomo

TRIBUNNEWS.COM, KALIANDA - Harga bawang merah di Pasar Kalianda serta beberapa pasar di Kabupaten Lampung Selatan, masih cukup tinggi.

Saat ini, harga bawang merah di Pasar Kalianda mencapai Rp 50 ribu per kilogram. Menurut Euis, pedagang bumbu dapur di Pasar Kalianda, Jumat (15/3/2013) mengatakan, dalam sepekan terakhir, harga bawang merah terus naik. Pada awal pekan lalu, kata Euis, harga bawang merah masih berkisar Rp 45 ribu per kilogram.

"Kami tidak tahu sampai kapan harga bawang merah akan terus meroket. Kami sudah tidak berani menyetok bawang merah," ujarnya kepada Tribun Lampung (Tribunnews.com Network).

Sementara, terus meroketnya harga bawang merah di pasaran dalam satu bulan terakhir, belum mendapatkan perhatian dari Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, dan UKM Lampung Selatan.

Kepala Dinas Koperindag Lampung Selatan Tri Kancono saat coba dihubungi Tribun Lampung, tidak memberikan jawaban.

Kenaikan harga bawang merah dalam satu bulan terakhir, membuat para pedagang makanan, terutama bakso dan mi ayam, mengeluh.

Sebab, mereka harus memutar otak untuk dapat menyiasati kenaikan harga bawang merah, yang menjadi komoditas terbanyak yang mereka gunakan.

"Kami tentu sangat khawatir dengan terus meroketnya harga bawang merah. Sebab, komoditas tersebut salah satu bumbu penyedap utama dari produk yang kami jual," papar Iman, pedagang bakso di Kalianda. (*)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribun Lampung
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1556761 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas