• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 31 Oktober 2014
Tribunnews.com

Kementan Berniat Turunkan Konsumsi Beras dan Terigu

Selasa, 26 Maret 2013 10:50 WIB
Kementan Berniat Turunkan Konsumsi Beras dan Terigu
myhobbyblogs
harga tepung terigu diperkirakan naik 20 persen jelang lebaran

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Dalam upaya mengembangkan konsumsi pangan nasional, Kementerian Pertanian mengajak masyarakat meningkatkan diversifikasi dan ketahanan pangan.

Hal ini dilakukan mengingat pola konsumsi pangan penduduk Indonesia masih tingginya konsumsi padi-padian, terutama beras. Sedangkan, konsumsi pangan hewani, umbi-umbian, serta sayur dan buah dinilai masih rendah.

"Dalam kurun waktu 30 tahun, konsumsi terigu naik 500 persen, termasuk konsumsi terigu 17 kilogram per kapita per tahun," ujar Sri Sulihati, Kapus Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan, Badan Ketahanan Pangan, Kementerian Pertanian, Selasa (26/3/2013).

Hal tersebut wajib menjadi perhatian bersama. Pasalnya terigu yang dikonsumsi masyarakat Indonesia semuanya masih impor. Meskipun ada upaya untuk menanam terigu, tetapi secara ekonomi tidak terlalu menguntungkan, dan memakan devisa yang cukup tinggi. Masalah lainnya adalah kualitas konsumsi pangan masyarakat yang ditunjukkan dengan skor Pola Pangan Harapan (PPH) masih belum mencapai kondisi ideal.

Untuk meningkatkan diversifikasi pangan, Kementerian Pertanian melakukan beberapa upaya. Salah satunya yaitu meningkatkan keanekaragaman pangan sesuai karakteristik daerah, KIE (komunikasi, informasi, dan edukasi) serta promosi, mengembangkan teknologi, meningkatkan investasi agroindustri pangan lokal, begitu pula dengan agroindustri tepung berbasis sumberdaya lokal, tanaman pangan, hortikultura, susu, dan daging.

Selain itu, meneliti bahan pangan lokal untuk substitusi tepung terigu. Meningkatkan ketersediaan buah dan sayur untuk konsumsi, serta kegiatan penyuluhan atau pendampingan.

"Program Upaya Pengembangan Pangan Lokal atau MP3L saat ino ada di 30 kabupaten, di 18 propinsi. Ini untuk menurunkan ketergantungan terhadap beras, dengan mengembangkan bahan pangan pokok sesuai sumber daya dan budaya setempat," lanjut Sri dalam dialog publik Kementerian Pertanian.

Diketahui bahwa Kementerian Pertanian memiliki target diversifikasi konsumsi pangan yaitu penurunan konsumsi beras minimal 1,5 persen per tahun per kapita dan penganekaragaman pangan berbasis sumberdaya lokal PPH 77,3 persen pada 2011 menjadi 93,3 persen pada 2014.

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: sanusi
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas