Sabtu, 20 Desember 2014
Tribunnews.com

Jalur Ganda Duri-Tangerang Beroperasi April 2014

Senin, 8 April 2013 15:48 WIB

Jalur Ganda Duri-Tangerang Beroperasi April 2014
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pekerja memperbaiki rel kereta api di dekat Stasiun Kampung Bandan Jakarta Utara, Rabu (23/1/2013). Jalur kereta api ini sempat terendam banjir hingga setinggi 30 cm yang mengakibatkan dihentikannya perjalanan kereta api. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan menargetkan pembangunan fisik jalur kereta commuter line rute Duri-Tangerang selesai pada akhir 2013.

Tundjung Inderawan, Direktur Jenderal Perkeretaapian, Kementerian Perhubungan, mengatakan pembangunan double track atau jalur ganda dan elektrifikasi Duri-Tangerang yang dimulai sejak 2010 ini direncanakan selesai pada akhir 2013.

"Jalur sepanjang 19,2 kilometer tersebut akan melewati Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Diperkirakan April 2014, jalur dapat dioperasikan secara penuh," katanya, Senin (8/4/2013).

"Sementara, stasiun di bandara akan dibangun Angkasa Pura II," kata Tundjung kepada wartawan.

Jalur ke bandara akan dimulai dari stasiun Batu Ceper lalu belok ke pintu M1 bandara. Pembangunan jalur sepanjang 12,19 kilometer akan dilaksanakan oleh PT KAI.

"Angkasa Pura II akan menutup pintu M1, pengguna kendaraan dibuatkan jalan bagian utara dan selatan, selanjutnya M1 akan digunakan sebagai jalur kereta" lanjut Tundjung.

Secara keseluruhan, pembangunan double track dan elektrifikasi jalur Duri-Tangerang menelan biaya Rp 640 miliar yang bersumber dari APBN. Sedangkan, jalur dari stasiun Batu Ceper-bandara membutuhkan biaya Rp 2,4 triliun.

Di sisi lain, jalur kereta api menuju bandara via Pluit dengan Express-Line masih dalam tahap pra feasibility study oleh PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) dan ditargetkan akan selesai pada Juni 2013. Namun pembangunan jalur ini masih terdapat masalah, salah satunya pembebasan lahan.

Penulis: Agustina Rasyida
Editor: sanusi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas