Selasa, 7 Juli 2015
Tribunnews.com

Banjir Lumpuhkan Dunia Usaha di Bandung

Selasa, 9 April 2013 09:50 WIB

Banjir Lumpuhkan Dunia Usaha di Bandung
KOMPAS/RONY ARIYANTO NUGROHO
Warga Kampung Bojongasih, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung. Bencana tersebut membuat dunia usaha di kabupaten ini lumpuh

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -- Banjir di kawasan Bandung Selatan berdampak pada lumpuhnya industri-industri di wilayah itu. Kawasan yang terendam banjir pun semakin meluas. Padahal dalam beberapa hari ke depan, hujan masih akan terus mengguyur Bandung dan sekitarnya.

Menurut Ketua DPD Asosiasi Pengusaha Indonesia  atau Apindo Jabar, Deddy Widjaya, Senin (8/4/2013), di sekitar wilayah Baleendah dan Dayeuhkolot terdapat sekitar 30 unit industri yang bergerak dalam berbagai sektor. Selain karena banjir yang menggenangi kawasan industri, lanjut Deddy, tidak beraktivitasnya pabrik di kawasan itu karena akses jalan para karyawan pun sulit dilalui.

Deddy mengaku masih belum dapat menentukan nilai kerugian akibat banjir tersebut., Meski demikian, Deddy memprediksi, kerugian industri akibat terjangan banjir itu sangat besar. "Angkanya, dapat mencapai puluhan, bahkan, bisa saja ratusan miliar," ujar Deddy.

Kerugian pun tidak hanya dipikul industri, tetapi juga dialami para pelaku ritel, seperti mini market. Hal itu diakui Sekretaris DPD Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (APRINDO) Jabar, Henri Hendarta.

Henri menjelaskan, banjir tersebut menyebabkan jalur distribusi barang ke minimarket-minimarket di kawasan itu tidak dapat dilalui. Akibatnya, jelas dia, pasokan pun terhambat. Dia memperkirakan, kerugiannya maksimal sekitar Rp 10 juta per toko setiap harinya.

Situasi terakhir menunjukkan banjir melanda enam kecamatan, yaitu Kecamatan Bojongsoang, Baleendah, Dayeuhkolot, Katapang, Majalaya, dan Rancaekek. Ribuan korban banjir berusaha mengungsi ke tempat yang lebih aman. Banjir pun menyebabkan satu orang korban jiwa, karena tenggelam di Sungai Cikapundung Lama.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, Marlan mengatakan, enam kecamatan dilanda banjir, setelah hujan deras kembali mengguyur Kabupaten Bandung sepanjang hari Minggu (7/4/2013).

Halaman12
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas