• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribunnews.com

Direksi Indofarma Tak Sepakat Merger dengan Kimia Farma

Rabu, 10 April 2013 18:56 WIB
Direksi Indofarma Tak Sepakat Merger dengan Kimia Farma
Kegiatan produk obat milik PT Kimia Farma

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT Kimia Farma Tbk (KAEF) mengakui ada permasalahan terkait proses penggabungannya dengan PT Indo Farma Tbk (INAF). Merger ini masih terhambat karena belum adanya kesepakatan antara jajaran direksi kedua perseroan.

Arief Budiman, Direktur Keuangan Kimia Farma, mengatakan semua direksi Kimia Farma mendukung rencana pengabungan BUMN farmasi. Lain halnya dengan jajaran direksi Indofarma.

"Ini masih berhimpitan, sehingga belum bisa terlaksana," katanya seusai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST), Rabu (10/4/2013).

Menurut dia, berdasarkan surat Kementerian Koordinator Perekonomian Tahun 2012, sudah diputuskan bahwa Indofarma diserahkan ke Kimia Farma atau menjadi anak usaha Kimia Farma. Setelah merger, kedua perusahaan ini akan melakukan right issue sebesar 30 persen.

"Kami harus mendapatkan persetujuan dari pemegang saham (Kementerian BUMN). Tapi September (2012) kita sudah kasih bahan kajian ke pemegang saham, kita tidak bisa lakukan sendiri," tuturnya.

Kementerian BUMN sudah meyakini adanya direksi yang tidak menginginkan penggabungan BUMN farmasi tersebut.

Penulis: arif wicaksono
Editor: sanusi
0 KOMENTAR
1653732 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas