Jumat, 27 Maret 2015
Tribunnews.com

Investor Singapura Tertarik Biayai Proyek Air Bersih Lamongan

Selasa, 16 April 2013 18:57 WIB

Investor Singapura Tertarik Biayai Proyek Air Bersih Lamongan
KOMPAS/WISNU WIDIANTORO (NUT)
Petugas memeriksa tahapan pengolahan air di Instalasi Pengolahan Air Pejompongan 1, Jakarta Pusat, Selasa (8/1/2013). Sebanyak 2000 liter air bersih per detik di produksi oleh instalasi ini untuk memenuhi kebutuhan air warga Jakarta. (Kompas/Wisnu Widiantoro)

TRIBUNNEWS.COM , LAMONGAN -International Enterprise (IE) Singapore tertarik menanamkan modalnya di Lamongan  untuk membangunan proyek air bersih senilai Rp 150 miliar yang akan memenuhi kebutuhan air bersih untuk industri maupun masyarakat di wilayah Pantura.

IE Singapore tertarik setelah bupati memberikan  paparan dalam Indonesia Infrastructure Fast Track Seminar Series (IIFTSS), 26-27 November tahun lalu di The Ritz Carlton, Jakarta. Proyek ini sendiri, studi kelayakannya yang berupa Initial Review of Pre Feasibiility Study (FS) dan Final Review of Pre FS difasilitasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).

Ternyata paparan Fadeli direspons  dengan kedatangan Direktur Pusat IE, Florence Loh bersama dua asistennya yang beraudiensi dengan Bupati Lamongan Fadeli di ruang kerjanya, Selasa (16/4/2013).

Dalam pertemuannya, Florence Loh mengungkapkan bertanggungjawab di wilayah Surabaya dan Indonesia Timur. Sementara IE Singapore adalah sebuah agensi di bawah Kementerian Perdagangan dan Industri Singapura, dengan sasaran membantu industri Singapura mengembangkan perusahaan di luar negeri.

Disebutkannya, IE Singapura juga mewakili Departemen Perdagangan dari Kedutaan Singapura yang bertempat di Jakarta.

”Proyek di pantura Lamongan ini diperkirakan akan menelan investasi hingga Rp 150 miliar. Nilai investasi itu meliputi intake dan jaringan pipa transmisi, instalasi pengolahan air (IPA) serta reservoir dan jaringan pipa distribusi,” kata Loh.  Sementara Lamongan akan menanggung biaya pembebasan lahan sekitar Rp 3,75 miliar.

Halaman123
Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Surya
JANGAN LEWATKAN
KOMENTAR
berita POPULER

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas