• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Tribunnews.com

Ini Alasan Perusahaan Jepang Makin Agresif Rekrut Tenaga Kerja Asing

Senin, 22 April 2013 22:55 WIB
Ini Alasan Perusahaan Jepang Makin Agresif Rekrut Tenaga Kerja Asing
www.businessweek.com
ILUSTRASI

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Tokyo, Jepang

TRIBUNNEWS.COM - Perusahaan Jepang kini semakin banyak merekrut tenaga asing. Apakah ini tanda keterbukaan perusahaan Jepang terhadap dunia luar, atau karena kekurangan tenaga di dalam negeri? Yang pasti kenyataan saat ini semakin banyak tenaga asing di rekrut di Jepang khususnya lulusan dari lembaga pendidikan Jepang di Jepang.

Hasil Survei Nikkei Inc. yang dikutip Tribunnews.com, Senin (22/4/2013), jumlah tenaga kerja asing di Jepang meningkat 33,6 persen dibandingkan tahun lalu.

Dari 2.638 perusahaan Jepang yang di survei Sabtu, (20/4/2013) pekan lalu, sebanyak 88 perusahaan membenarkan akan merekrut tenaga asing, terutama untuk memperkuat operasi global mereka.

Para perekrut kebanyakan kalangan pengusaha ritel Jepang karena akan banyak membuka tokonya di luar Jepang pada tahun fiskal 2014 yang dimulai tanggal 1 April 2013 ini.

Perusahan itu misalnya  Nitori Holdings Co. akan merekrut 30 tenaga kerja asing, dibandingkan hanya tujuh orang saja tahun lalu. Mereka akan direkrut untuk Taiwan dan negara-negara Asia Tenggara termasuk Indonesia dan Amerika Serikat.

Demikian pula Aeon Co. dan Panasonic Corp. akan merekrut tenaga asing. Aeon sendiri yang antara lain akan membuka mall nya di Tangerang akan merekrut  1.500 tenaga asing. Sedangkan Panasonic akan merekrut sekitar 1.100  tenaga asing.

Kubota Corp. juga akan merekrut lebih banyak lagi insinyur tenaga asing, terlebih yang telah berpengalaman untuk operasi luar negerinya maupun divisi salesnya terutama permesinan peternakan dan peralatan water-treatment (pengolahan air).
 

Editor: Widiyabuana Slay
0 KOMENTAR
1700692 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas