• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Tribunnews.com

Distribusi Tersendat, Harga Beras Merangkak Naik

Jumat, 3 Mei 2013 18:07 WIB
Distribusi Tersendat, Harga Beras Merangkak Naik
net

Laporan Warta Kota, Budi Sam Law Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pedagang di sejumlah pasar tradisional memastikan wacana kenaikan bahan bakar minyak (BBM) yang tak jelas bukan pemicu naiknya harga beras.

Seperti diketahui, harga beras di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), Jakarta Timur, naik Rp 100/kg sejak sepekan terakhir. Tapi, kenaikan disebabkan bukan karena isu naiknya harga BBM tetapi karena masalah distribusi.

Nellys Soekidi, pedagang di PIBC mengaku tidak ada kenaikan signifikan terhadap komoditi beras. Menurut Nellys, meskipun isu kenaikan harga BBM bergulir dalam sepekan terakhir, tidak berpengaruh banyak pada harga beras.

"Belum ada perubahan harga drastis, semua masih sama dalam satu minggu ini. Kenaikannya cuma Rp 100 dan masih wajar," kata Nellys.

Nellys mengungkapkan, adanya sedikit kenaikan harga beras karena adanya kendala distribusi akibat langkanya bahan bakar jenis solar di daerah.

Hal itu membuat petani yang menggiling padinya menggunakan mesin berbahan bakar solar sedikit mengalami kesulitan.

Selain itu, kata Nellys, kelangkaan solar membuat banyak armada pengangkut beras dari daerah ke Jakarta menjadi agak terlambat. Sebab kendaraan harus mengantri berjam-jam untuk mendapatkan solar.

"Mobil pengangkut bisa sangat lama mengantri untuk solar. Jelas ini berdampak walaupun tidak terlalu tinggi," kata Nellys, yang menjabat sebagai Ketua DPD Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (DPD Perpadi) DKI Jakarta ini.

Menurut Nellys, yang terpenting pemerintah harus segera memutuskan naik tidaknya harga BBM dan tidak membiarkan isu berkembang menjadi tidak jelas.

Nellys mengatakan, bagi pedagang kenaikan harga BBM bukan menjadi masalah utama jika sudah pasti.

"Buat kami yang penting harus jelas, apakah naik atau tidak. Sebab kalaupun BBM naik kita tinggal mengikuti harga. Kalau tidak jelas kita khawatir ada yang main-main sama harga beras," kata Nellys.

Saat ini harga beras untuk jenis IR 3 naik dari Rp 6800/kg ke Rp 6900/kg, beras IR 2 juga naik dari Rp 7000/kg menjadi Rp 7100/kg. Lalu IR 1 naik dari Rp 7200/kg menjadi Rp 7300/kg.

Editor: sanusi
Sumber: Warta Kota
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1743161 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas