Home »

Bisnis

»

Makro

Rencana Kenaikan Harga BBM

Kebijakan BBM Tak Jelas, Harga Sembako Masih Stabil

Wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum berpengaruh signifikan terhadap harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.

Kebijakan BBM Tak Jelas, Harga Sembako Masih Stabil
KOMPAS/PRIYOMBODO
cabai merah saat ini harganya berada pada kisaran Rp 15.000/kg, dan cabai merah besar Rp 16.000. Sepekan lalu, harga dua komoditi ini menyentuh Rp 17.000/kg.

Laporan Warta Kota, Budi Sam Law Malau
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wacana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) belum berpengaruh signifikan terhadap harga sejumlah bahan kebutuhan pokok.

Meskipun ada sedikit kenaikan harga pada beberapa komoditi, hal itu dianggap wajar dan bukan karena pengaruh kebijakan tersebut.

Di Pasar Induk Sayur dan Buah Kramat Jati, Jakarta Timur, sampai Jumat (3/5) siang, harga komoditi sayur mayur, bumbu dapur, dan kebutuhan pokok seperti gula pasir, minyak goreng dan telur masih relatif stabil.

Anas (46) salah seorang pedagang bawang mengatakan harga berbagai jenis bawang sampai saat ini masih relatif stabil dan tak terpengaruh isu kenaikan BBM. Bahkan selama sepekan belakangan ini, tidak ada peningkatan harga bawang sama sekali.

"Jadi isu kenaikan BBM belum ada pengaruhnya ke harga. Lagi pula setahu saya kan gak jadi naik," kata Anas, Jumat (3/5/2013).

Menurut Anas, saat ini harga bawang putih masih berada pada kisaran Rp 12.000/kg, bawang merah Rp 27.000/kg, dan bawang Rp 20.000/kg.

"Secara keseluruhan semuanya relatif stabil, nggak ada perubahan," kata Anas.

Walaupun isu kenaikan BBM belum mempengaruhi harga saat ini, Anas meminta kepada pemerintah agar naik atau tidaknya harga BBM segera dipastikan. "Kalau mau naik ya langsung naikkan, jangan gak ada kepastian dalam jangka waktu lama," kata Anas.

Menurutnya, jika kenaikan harga BBM sudah dipastikan tanpa ada isu-isu sebelumnya, maka pedagang akan lebih mudah menentukan kenaikan harga barangnya. "Jadi supaya pedagang jualnya dengan harga yang seragam. Bukan naik karena isu yang lama," kata Anas.

Anas menambahkan, ketidak pastian naik tidaknya harga BBM terlalu lama dibiarkan, pedagang khawatir akan dimanfaatkan para spekulan untuk menaikkan atau memainkan harga.

Halaman
12
Editor: Sanusi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2016
About Us
Help