Jumat, 19 Desember 2014
Tribunnews.com

Apersi Bakal Bangun 50 Ribu Rumah Buruh

Rabu, 8 Mei 2013 11:45 WIB

Apersi Bakal Bangun 50 Ribu Rumah Buruh
(Tribunnews/Hendra Gunawan)
rumah petak, alternatif rumah murah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) menargetkan bisa membangun 50 ribu rumah untuk pekerja sepanjang 2013.

Rumah untuk pekerja tersebut nantinya akan dibangun di sekitar kawasan industri sehingga mengurangi mobilisasi serta mempermudah para pekerja untuk mencapai tempat bekerja.

"Rumah khusus itu untuk pekerja dan buruh di seluruh Indonesia,” ujar Eddy Ganefo, Ketua Umum DPP Apersi dalam keterangan tertulisnya, Rabu(7/5/2013).

Menurut Eddy, perumahan merupakan salah satu kebutuhan dasar setiap manusia termasuk para pekerja. Oleh karena itu, adanya rumah pekerja tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan para pekerja sehingga mereka juga lebih tenang dalam bekerja.

Rumah untuk pekerja itu, imbuh Eddy Ganefo, akan dibangun di sekitar kawasan industri yang tersebar hampir di seluruh Indonesia. Namun demikian, saat ini pihak Apersi akan fokus pada kawasan indutri yang ada di daerah Bekasi, Karawang, Cikampek, Cirebon dan Banten.

Berdasarkan data yang dimiliki, pasar rumah pekerja di kawasan industri cukup baik dan respon para pekerja untuk memiliki rumah juga positif. "Kami berharap dukungan dari perusahaan-perusahaan untuk membantu para pekerjanya untuk memiliki rumah dan Pemda dalam hal perijinan pembangunannya," katanya.

Hingga April 2013 sudah terjual sekitar 16.000 rumah pekerja. Apersi berharap dengan bantuan dari perusahaan dan KPR FLPP dari Kemenpera para pekerja bisa lebih mudah membeli rumah dengan harga murah dan cicilan tetap selama masa angsuran.

Saat ini, pihaknya terus mendorong para pengembang yang tergabung dalam Apersi untuk tetap fokus pada pembangunan rumah murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Setiap tahun Apersi bahkan mampu menciptakan 200 pengembang baru yang yang membangun rumah murah dengan harga yang terjangkau.

Di Kabupaten Karawang, jumlah rumah pekerja yang telah dibangun bahkan mencapai angka 8.500 unit rumah yang tersebar di 13 lokasi. Rumah sejahtera tapak untuk pekerja yang diresmikan oleh Menakertrans tersebut berada di Perumahan Pondok Melati Cikampek dan Grand Permata Karawang. 

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: sanusi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas