Minggu, 23 November 2014
Tribunnews.com

Laba Bersih Danamon Tahun 2012 Mencapai Rp 4 Triliun

Minggu, 12 Mei 2013 20:26 WIB

Laba Bersih Danamon Tahun 2012 Mencapai Rp 4 Triliun
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Teller melayani nasabah di banking hall salah satu kantor cabang Bank Danamon di Jakarta Selatan, Selasa (7/5/2013). PT Bank Danamon Tbk mengalami pertumbuhan kredit sebesar 11 persen dari Rp 106 triliun pada kuartal pertama 2012 menjadi Rp 117 triliun pada periode sama 2013. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Danamon) yang berlangsung di Jakarta, Jumat (10/5/2013) menyetujui laporan tahunan dan laporan keuangan perseroan tahun buku 2012 yang membukukan laba bersih setelah pajak sebesar Rp 4 triliun. Laba bersih ini didukung oleh pertumbuhan kredit di segmen pasar massal , segmen usaha kecil dan menengah (UKM) serta segmen komersial.

RUPST Danamon juga menyetujui pembayaran dividen tahun buku 2012 sebesar Rp 1.203.561.900.000 kurang lebih Rp 125,58 per lembar saham atau sekitar 30 persen dari laba bersih (konsolidasi) setelah pajak. Sedangkan satu persen dari laba bersih atau Rp 40.118.730.000 akan dialokasikan sebagai cadangan umum sesuai Undang-Undang Perseroan Terbatas. Sisa dari laba akan dibukukan sebagai laba ditahan menambahkan permodalan perseroan.

Presiden Direktur Danamon Hnery Ho mengatakan,  laba ditahan akan memperkuat posisi permodalan Danamon yang akan digunakan untuk mendukung strategi pertumbuhan kredit kami di segmen pasar massal dan segmen usaha menengah. "Hal ini juga akan mendukung strategi pendanaan kami melalui implementasi produk-produk unggulan serta memanfaatkan jaringan luas Danamon untuk mencapai sinergi dalam hal pendanaan,” katanya seusai RUPST Danamon.

RUPST Danamon ini juga telah memberikan wewenang kepada Dewan Komisaris untuk melakukan penunjukkan akuntan publik yang terdaftar pada Otoritas Jasa Keuangan untuk tahun buku 2012 dengan memperhatikan rekomendasi dari Komite Audit.

PT Bank Danamon Indonesia, Tbk. yang didirikan pada 1956 ini hingga 30 September 2012 memiliki lebih dari 3.200 kantor cabang dan titik unit penjualan termasuk unit Danamon Simpan Pinjam (DSP),  unit Syariah serta kantor-kantor cabang anak perusahaannya. Danamon juga memberikan kepada nasabahnya akses ke lebih dari 30.000 ATM, termasuk melalui kerjasama dengan ATM Bersama dan ALTO di 33 provinsi di Indonesia. Hingga akhir Maret 2013 jumlah aset yang dimilikinya mencapai sebesar Rp 153,8 triliun. (warta kota/willy pramudya)

Editor: Budi Prasetyo
Sumber: Warta Kota

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas