• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 2 September 2014
Tribunnews.com

Mobil Pribadi Pakai Gas, Negara Hemat Rp 270 Miliar Per Tahun

Selasa, 14 Mei 2013 18:57 WIB
Mobil Pribadi Pakai Gas, Negara Hemat Rp 270 Miliar Per Tahun
Kompas Nasional/WISNU WIDIANTORO
Petugas mengisi bahan bakar gas ke armada bus transjakarta di Stasiun Pompa Bahan Bakar Gas, Pemuda, Jakarta Timur, Rabu (31/10/2012). Unit Pengelola Transjakarta memutuskan memilih 158 bus berbahan bakar solar untuk pengadaan 2013 karena terbatasnya jumlah SPBG di Jakarta. KOMPAS/WISNU WIDIANTORO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak, pemerintah Indonesia berupaya beralih ke gas melalui berbagai program yaitu konversi minyak tanah ke LPG, pembangunan pipa gas untuk rumah tangga serta konversi dari BBM ke bahan bakar gas untuk kendaraan dinas pemerintah, pemda dan angkutan umum.

Pada tahun ini, rencananya akan dibangun SPBG dan pembagian konverter kit.

Terkait konversi dari BBM ke bahan bakar gas, Dirjen Migas Kementerian ESDM Edy Hermantoro menjelaskan hingga saat ini telah dipasang konverter kit di 5.000 kendaraan.

"Dengan konverter kit menghemat uang negara sebesar Rp 270 miliar per tahun," ujar Edy Hermantoro, Selasa (14/5/2013).

Program konversi BBM ke LPG telah dibagikan 53 juta paket perdana. Untuk menyelesaikan konversi ke seluruh Indonesia, masih dibutuhkan sekitar 3,4 juta paket lagi. Program ini menghemat uang negara sebesar Rp 85 triliun.

Sementara untuk pembangunan pipa gas untuk rumah tangga, tak kurang dari 70.000 pipa sambungan telah terpasang yaitu Palembang, Surabaya, Sidoardjo, Depok, Bekasi, Tarakan, Sengkang, Bontang, Rusun Jabodetabek, Prabumulih, Jambi, Sorong, Blora, Ogan Ilir dan Subang.

“Pemerintah Indonesia tahun ini akan mengembangkan program konversi ke bahan bakar gas dengan membangun SPBG dan membagikan konverter kit ke kendaraan dinas,” papar Edy.

Konversi BBM ke bahan bakar gas harus dilakukan karena peningkatan konsumsi BBM di sektor transportasi meningkat sekitar 8-12 persen per tahun. Oleh karena itu, efisensi bahan bakar akan berdampak terhadap efisiensi BBM nasional.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Willy Widianto
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1784352 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas