• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Senin, 28 Juli 2014
Tribunnews.com

BEI: Batas Minimal Jumlah Saham Publik 15 Persen

Kamis, 16 Mei 2013 10:24 WIB
BEI: Batas Minimal Jumlah Saham Publik 15 Persen
net

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) tengah mengkaji untuk menerapkan batas minimal jumlah saham yang dilepas emiten ke publik yakni sebesar 15 persen. Tujuannya agar perdagangan saham di BEI dapat lebih likuid dan meningkatkan kapitalisasi pasar modal Indonesia.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, Hoesen mengatakan, BEI terlebih dulu melakukan kajian sebelum menerapkan rencana batas minimal jumlah saham yang harus dilepas emiten ke publik. Ini untuk mempertemukan keinginan emiten dengan tujuan BEI.

Sebab, kata Hoesen, jika emiten harus langsung melepas jumlah saham kepada publik dalam batas tertentu, harga saham dapat langsung melemah signifikan. Karena itu, BEI tengah mencari solusi untuk hal itu. "Solusinya seperti apa ini yang tengah kami kaji," kata Hoesen di Hotel Ritz Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (15/5) malam.

Hoesen menjelaskan, otoritas BEI bisa saja memberikan ketegasan bagi emiten agar melepas saham dalam batas tertentu. Akan tetapi, ketegasan yang disertai pemberian sanksi penghapusan pencatatan saham menurut Hoesen bukan solusi bijak.

"Saat ini kami juga terus membujuk emiten untuk mau melepas jumlah saham ke publik hingga likuiditasnya mengalami peningkatan. Salah satu yang telah berhasil kami lakukan adalah kepada manajemen PT Astra Autoparts Tbk (AUTO). AUTO akhirnya bersedia menambah jumlah saham publiknya dengan mekanisme penawaran umum saham terbatas (rights issue) sebanyak 964 juta saham baru senilai Rp 2,9 triliun," ujar Hoesen.

Sebagai catatan, saat ini saham AUTO yang beredar di publik bertambah menjadi 4,35 persen atau 33,51 juta saham.

Emiten lain yang juga dihimbau oleh BEI adalah PT Hanjaya Mandala Sampoerna Tbk (HMSP). Maklum, saham HMSP merupakan yang terbesar di BEI dengan nilai kapitalisasi pasar Rp 370,36 triliun di kuartal I 2013. Kapitalisasi pasar ini mengalahkan kapitalisasi pasar saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) yang sebesar Rp 319,82 triliun.

Ironisnya, porsi saham publik emiten rokok ini hanya 2,05 persen atau 89,93 juta saham. Saat ini, harga saham HMSP berada di level Rp 85.900 per lembar saham.

Hoesen menyebutkan, otoritas BEI telah beberapa kali menghimbau kepada manajemen HMSP untuk meningkatkan porsi saham publiknya. Hoesen berharap, manajemen HMSP dapat segera merealisasikan hal tersebut.(Dea Chadiza Syafina/Kontan)

Editor: sanusi
Sumber: Kontan
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
1791411 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas