Kamis, 27 November 2014
Tribunnews.com

Pemerintah Putuskan Kenaikan Harga BBM Pertengahan Juni

Senin, 27 Mei 2013 11:59 WIB

Pemerintah Putuskan Kenaikan Harga BBM Pertengahan Juni
TRIBUN/DANY PERMANA
Warga mengisi bensin untuk sepeda motornya di warung bensin eceran milik Syaiful, di Jalan Ulujami, Cipulir, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2013). Pemerintah berencana menghentikan subsidi untuk BBM pada Mei 2013 mendatang, sehingga diperkirakan akan menghemat APBN sebesar Rp 35-40 triliun untuk kenaikan harga BBM Rp 1500 per liternya. TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memerkirakan akan memutuskan kebijakan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada pertengahan Juni 2013.

Pemerintah akan menunggu proses persetujuan Rancangan Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (RAPBN) Perubahan 2013 dari DPR.

Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar mengatakan, saat ini pemerintah masih menunggu jadwal pembahasan RAPBN 2013 setelah dari paripurna, badan anggaran DPR hingga Komisi XI DPR.

"Pembahasan RAPBN Perubahan diperkirakan akan berakhir 17 Juni, jadwalnya di kisaran tadi. Jadi kenaikan harga BBM bisa ditetapkan dalam kurun waktu itu," kata Mahendra di Komisi XI DPR Jakarta, Senin (27/5/2013).

Mahendra menambahkan, DPR bisa melakukan persetujuan RAPBN Perubahan 2013 secepatnya. Sebab bila DPR telat memberikan persetujuan, maka otomatis pemerintah akan memundurkan jadwal kenaikan harga BBM tersebut. Imbasnya, volume konsumsi BBM akan terus meningkat dan juga terus berdampak ke defisit keuangan negara.

"Lambat melakukan keputusan tadi, volume konsumsi BBM akan terus meningkat. APBN akan bergerak terus. Terlambat melakukan langkah-langkah yang diperlukan, maka ada risiko tersendiri," tambahnya.

Sekadar catatan, pemerintah berencana menaikkan harga BBM bersubsidi untuk premium naik Rp 2.000 menjadi Rp 6.500 per liter dan untuk solar naik Rp 1.000 menjadi Rp 5.500 per liter. (Didik Purwanto/Kompas.com)

Editor: sanusi

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas