• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 24 Oktober 2014
Tribunnews.com

Harga Daging Sapi Bakal Tetap Tinggi

Kamis, 30 Mei 2013 07:13 WIB
Harga Daging Sapi Bakal Tetap Tinggi
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Pedagang memotong daging sapi di los daging Pasar Klender Jakarta Timur, Senin (8/4/2013). Pemerintah tahun ini menetapkan kuota impor daging sapi beku 32 ribu ton dengan rincian 19.400 ton untuk industri pengolahan dan 12.600 ton untuk horeka. Berbeda dengan sapi bakalan, izin impor daging beku diterbitkan untuk satu tahun TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Sekjen DPD Asosiasi Pengusaha dan Pedagang Daging Sapi (Apdasi) Jabar, Yayat Sumirat, mengatakan rencana pemerintah mengimpor 80 ribu ton sapi potong dan sapi bakalan, tidak akan mencukupi kebutuhan.

Hal ini karena di Jabar saja kebutuhan sapi potong mencapai 1.500 ekor per hari.

"Menjelang Ramadan, terutama Idul Fitri, angka berpotensi jauh lebih banyak lagi," kataYayat, kepada Tribun, Selasa (28/5).

Yayat menilai, upaya pemerintah untuk mengimpor sapi memang merupakan hal positif. Akan tetapi, hal itu menjadi sia-sia jika kuotanya tidak mencukupi.
Menurutnya jika pemerintah memang berencana mengimpor sapi untuk menekan harga jual daging, sebaiknya, volumenya lebih banyak lagi. Harapannya, volume impor sapi potong dan bakalan mencapai 200 ribu ton. Hal ini karena sapi bakalan tidak dapat langsung dipotong.

"Pemotongan sapi bakalan memerlukan proses yang tidak sebentar. Harus menunggu terlebih dahulu, jika sapi bakalan memang tidak siap potong. Lain halnya sapi potong," jelas Yayat.

Yayat pun mengaku khawatir sapi-sapi impor itu dimanfaatkan industri pengolahan, semisal sosis, bakso, abon, dan sebagainya. Jika itu terjadi, berarti, ketersediaan daging sapi pada level pasar tradisional, tetap saja tidak mencukupi.

"Efeknya kalau tidak cukup, harga tetap saja mahal. Bahkan, bisa saja, terus meningkat," kata Yayat.
Yayat memperkirakan, harga jual daging sapi tetap tinggi menjelang Ramadan, yaitu sekitar Rp 100 ribu - Rp 120 ribu per kilogram. (win)

Editor: sanusi
Sumber: Tribun Jabar
0 KOMENTAR
1845981 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas