Minggu, 26 April 2015
Tribunnews.com

Stok Daging Sapi di Pekanbaru Aman

Senin, 8 Juli 2013 10:38 WIB

Stok Daging Sapi di Pekanbaru Aman
KOMPAS/PRIYOMBODO
Pedagang daging sapi membersihkan lapak jualannya di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu (10/4/2013). Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan sejumlah kejanggalan terkait impor daging sapi yang dilakukan pemerintah.

Laporan Wartawan Tribun Pekanbaru, Nolpitos Hendri

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU - Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Pekanbaru, Sentot D Prayitno mengatakan, menjelang Ramadan kebutuhan daging sapi di masyarakat Pekanbaru meningkat tajam.

Untuk itu, Distanak menyediakan sebanyak 335 ton daging sapi dan mengantisipasi beredarnya daging gelonggongan.

“Untuk mengantisipasi beredarnya daging gelonggongan dan berpenyakit di pasar, kami memantau mulai dari rumah potong. Kemudian, kami juga menyediakan stok daging hingga 335 ton" katanya.

Atas kondisi ini, Distanak menjamin bahwa seluruh daging yang diedarkan di pasar-pasar tradisional, sudah bebas penyakit dan bebas dari daging gelonggongan.

Jadi, daging gelonggongan di Pekanbaru tidak ada, demikian juga dengan daging yang mengandung penyakit kuku sapi. Kami terus melakukan pengawasan dan pemantauan di lapangan, mulai dari pintu masuk hingga ke lokasi pemotongan.

“Semua stok dan kondisi peredaran daging sapi di pasar-pasar Pekanbaru terkendali, karena semua daging yang beredar di Pekanbaru sejauh ini dipotong di rumah potong hewan. Tidak ada yang dipotong di luar rumah potong hewan, karena itu tidak dibenarkan. Jadi, semua di bawah pengawasan kami saat pemotongan," jelas Sentot.

Halaman123
Editor: sanusi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help
Atas