Jadi Pemasok Terbesar, Indonesia Siap Kendalikan Pasar Timah Internasional

Kamis, 29 Agustus 2013 21:20 WIB

Jadi Pemasok Terbesar, Indonesia Siap Kendalikan Pasar Timah Internasional
Stok timah

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah memastikan semua bentuk ekspor timah bakal melalui pencatatan sistem bursa berjangka yang ada di Indonesia mulai 30 Agustus 2013.

Megain Widjaja, Direktur Utama Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI), mengatakan hal tersebut sebagai perwujudan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No 32 Tahun 2013. Salah satu tujuan pemerintah mengatur hal tersebut yaitu, harga timah batangan di Indonesia bisa ditentukan secara adil (fair) dan transparan.

"Upaya ini untuk menjadikan komoditas Indonesia sebagai acuan harga secara internasional. Harga timah bisa dibentuk berdasarkan supply dan demand. Selama ini pasar timah kita dikendalikan oleh asing. Dan, penentuan harga ini yang kami buat sama sekali tidak terpengaruh harga dari London Metal Exchange (LME)," katanya, kemarin.

Bukan tanpa alasan Megain mengatakan hal tersebut, sebab selama ini sebanyak 80 persen timah dunia dipasok dari Indonesia

Menurut Megain, pihaknya siap mengambil peran strategis untuk menjadi pasar komoditas primer Indonesia yang efisien dan transparan.

Selama ini, pelaku pasar ASEAN masih sangat bergantung pada bursa berjangka Eropa dan Amerika Serikat (AS) dalam penentuan harga komoditasnya sendiri. Akibatnya, tidak ada transparansi dalam penentuan harga komoditas yang adil.

Menurut Megain, dengan penentuan harga yang bisa dilakukan bursa, maka diprediksi bakal ada peningkatan penerimaan royalti timah. Pasalnya, semakin tinggi harga timah maka semakin besar penerimaan royalti timah tersebut.

Halaman
123
Penulis: Sanusi
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2015 About Us Help