• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 29 Juli 2014
Tribunnews.com

Ini Saham prospektif penghuni baru MSCI Index

Senin, 11 November 2013 12:02 WIB
Ini Saham prospektif penghuni baru MSCI Index
tv.ibtimes.com

Laporan Wartawan Tribunnews.com Hendrawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah pendatang baru menghuni Morgan Stanley Composite International (MSCI) Index. Ada 13 saham anggota Bursa Efek Indonesia yang masuk dalam daftar MSCI  Small Cap Indices khususnya MSCI Indonesia Index.

Dalam rilis terbarunya, MSCI Equity Indices November 2013 Index Review, terdapat 13  saham emiten BEI yang menjadi penghuni terbaru MSCI Indonesia Index untuk kategori Small Cap, sedangkan terdapat delapan (8) saham yang dikeluarkan. MSCI Index terbaru ini akan mulai efektif berlaku pada 26 November 2013.

MSCI Small Cap Indices ini merupakan kumpulan saham dari berbagai negara dengan jumlah saham yang diperdagangkan (free float) minimal 14%. Salah satu saham emiten BEI yang menjadi penghuni baru MSCI Indonesia Index untuk kategori Small Cap ini adalah PT Nusantara Infrastructure Tbk (META).

Sekjen Asosiasi Analis Efek Indonesia (AAEI) Pardomuan Sihombing mengatakan saham-saham yang masuk dalam MSCI akan menjadi sentimen positif bagi saham tersebut. Masuknya saham dalam indeks ini menandakan saham tersebut memenuhi kriteria yang ditetapkan dalam MSCI Global Index.

"MSCI Global Index ini memiliki kriteria tertentu untuk menetapkan saham-saham mana yang layak masuk dalam cakupannya. Biasanya yang menjadi patokan adalah berdasarkan kinerja perseroan," kata Pardomuan, Senin (11/10/2013).

Dia melanjutkan yang menjadi kriteria utama untuk MSCI Index ini biasanya adalah mengenai likuiditas saham dan kapitalisasi pasar dari saham yang bersangkutan. Saham yang menjadi anggota baru MSCI Index ini menandakan kredibilitas perusahaan bersangkutan sudah semakin diakui.

Pardomuan mencontohkan salah satu saham yang menjadi penghuni baru MSCI Indeks kategori Small Cap yakni META atau Nusantara Infrastructure. Dalam tiga bulan terakhir rasio keuangan perseroan dan likuiditas sahamnya terlihat bagus. Terlihat juga adanya transparansi informasi seputar aksi korporasi maupun kinerja keuangan perseroan.

"Kalau dilihat dari laporan keuangan yang sudah diliris, Nusantara Infrastructure sebagai perusahaan infrastruktur swasta terintegrasi, selama periode Januari-September 2013 mampu membukukan laba bersih sebesar Rp 111,74 miliar atau meningkat 310% dibandingkan periode sama tahun 2012 sebesar Rp 27,25 miliar," kata Pardomuan.

Dalam periode tersebut, aset Nusantara Infrastructure mengalami kenaikan dari Rp 1,98 triliun menjadi Rp 2,49 triliun. Kondisi perekonomian nasional yang tetap positif menjadi salah satu faktor pendorong pertumbuhan kinerja Perseroan. Hal itu ditunjukkan dengan peningkatan traffic kendaraan di berbagai jalur tol yang dikelola oleh Perseroan.

"Pertumbuhan kinerja keuangan inilah yang salah satunya menjadi pemicu masuknya saham META dalam MSCI Small Cap Indices," tuturnya.

Acuan investor asing
Saham-saham yang masuk dalam MSCI Index, lanjut Pardomuan, biasanya akan menjadi acuan investor asing untuk memilih saham-saham di emerging market.

"Ini bisa menjadi perhatian para fund manager asing untuk berinvestasi, atau dengan kata lain menjadi saham yang patut dilirik atau menjadi rekomendasi investor asing" tuturnya.

MSCI Index ini mencakup 21 negara berkembang, seperti Brasil, China, Ceko, Indonesia, Malaysia, Filipina, dan Thailand. Biasanya indeks ini diriview setiap tiga bulanan.

Pardomuan menambahkan khusus untuk Nusantara Infrastructure (META), sahamnya juga masuk dalam Indeks SMInfra18, daftar indeks berbasis saham infrastruktur  yang diterbitkan oleh Bursa Efek Indonesia. META menjadi penghuni baru menggantikan saham PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) dan PT Medco Energi International Tbk (MEDC). Komposisi tersebut berlaku November 2013 hingga April 2014.

Penulis: Hendra Gunawan
Editor: Reza Gunadha
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
2516221 articles 0 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
    Jadilah yang pertama memberikan komentar
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas