Home »

Bisnis

»

Makro

Hari Marketing Indonesia Diresmikan 1 April 2014

Hari Marketing Indonesia diresmikan sebagai gerakan yang bervisi menjadikan posisi Indonesia lebih baik di percaturan bisnis dunia.

Hari Marketing Indonesia Diresmikan 1 April 2014
TRIBUNNEWS.COM/ADIATMAPUTRA FAJAR PRATAMA
Peresmian Hari Marketing Indonesia. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu dan asosiasi bisnis Indonesia meresmikan Hari Marketing Indonesia (HAMARI) yang ditetapkan pada 1 April 2014. Hari Marketing Indonesia diresmikan bersama sebagai gerakan yang bervisi menjadikan posisi Indonesia lebih baik di percaturan bisnis dunia.

Mari menyampaikan perusahaan semakin kreatif dalam menciptakan brand yang menonjol dan meningkatkan daya saing. Bagi brand asli Indonesia, Hari Marketing Indonesia bisa menjadi pendorong semangat brand asli Indonesia untuk bisa menjadi kebanggan bagi masyarakatnya.

"HAMARI diharapkan semakin memperkuat kegiatan marketing dan branding yang keberhasilannya berarti melibatkan berbagai unsur industri kreatif," ujar Mari di Balairung Soesilo Soedarman meresmikan HAMARI, Selasa (1/4/2014)

Dasar pemikiran HAMARI adalah kenyataan bahwa Indonesia membutuhkan orientasi dan strategi marketing dan branding yang lebih baik dan efektif di tingkat perusahaan maupun di tingkat negara. Hari Marketing Indonesia diharapkan menjadi pengingat dan penggugah semangat bagi para pebisnis di Indonesia agar terus berkreasi dan berinovasi.

"Marketing dan branding di Pariwisata dan ekonomi kreatif sangat berpotensi mengingat pertumbuhan," ungkap Mari.

Hal yang positif dari hasil survei Nielsen bahwa brand lokal sudah mulai dapat bersaing dengan brand global, karena brand lokal mulai dapat memanfaatkan pemahaman mereka mengenai pasar dan konsumen lokal. Dari sejumlah negara yang di survei di Asia tingkat preferensi paling tinggi atau 58 persen yang menyatakan preferensi untuk brand lokal dibanding dengan brand global.

"HAMARI sangat diperlukan kemampuan marketing yang handal agar bisa menjadi pilar ekonomi yang kuat bagi Indonesia," ucap Mari.

HAMARI didukung oleh para pelaku bisnis yang tergabung dalam asosiasi seperti GAPMMI (Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia), APRINDO (Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia), dan APPBI (Asosiasi Pengusaha Pusat Belanja Indonesia).

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Rendy Sadikin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help