Sabtu, 29 November 2014
Tribunnews.com

BI Cermati Perlambatan Ekonomi China

Selasa, 8 April 2014 18:29 WIB

BI Cermati Perlambatan Ekonomi China
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Logo Bank Indonesia (BI) yang terpasang pada pagar komplek kantor BI. Senin. (16/12/2013) (TRIBUNNEWS/HERUDIN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) mengaku mencermati pertumbuhan ekonomi yang terjadi di berbagai negara, tak terkecuali negara tirai bambu China. Pemulihan ekonomi global memang terus berlanjut namun kecepatannya tidak cepat.

BI melihat, pada negara berkembang khususnya China, perlambatan ekonomi terjadi seiring dengan kebijakan rebalancing ekonomi yang ditempuh.

"Kondisi ini berpotensi mempengaruhi perkembangan harga komoditas global yang masih rendah," ujar Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI Tirta Segara dalam konferensi persnya di Jakarta, Selasa (8/4).

China menjadi negara tujuan ekspor non migas terbesar bagi Indonesia. Data terakhir dari Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, pada Februari 2014 total ekspor ke China mencapai US$ 1,58 miliar. Nilai ini menurun 12,98% dibanding bulan sebelumnya yang sebesar US$ 1,82 miliar.

Editor: Sugiyarto
Sumber: Kontan

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas