Home »

Bisnis

»

Makro

Jabar Dukung Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Kadin

Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat mendukung Rosan Perkasa Roeslani sebagai calon ketua umum Kadin Indonesia.

Jabar Dukung Rosan Roeslani Jadi Ketua Umum Kadin
cdn.tmpo.co
Rosan Roeslani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat mendukung Rosan Perkasa Roeslani sebagai calon ketua umum Kadin Indonesia.

Ketua Kadin Provinsi Jabar, Agung Suryamal mengatakan Kadin membutuhkan sosok yang bersahabat, terbuka, memiliki jaringan luas dan kematangan.

"Kita perlu tokoh yang bisa menjadi perekat, yang memiliki jaringan luas dan bisa menyatukan kita dengan kematangannya, supaya tidak muncul lagi Kadin-kadin tandingan. Itu saya lihat dalam diri Rosan, orang yang sudah cukup lama saya kenal," kata Agung dalam silaturahmi Kadin Jabar, Kamis (28/5/2015).

Rosan yang kini menjabat sebagai Chairman Recapital Advisors itu dianggap bisa mempelopori kemandirian ekonomi nasional. Agung mengatakan, ketergantungan akan produk, sumber daya manusia, hingga investasi asing perlu diminimalisasi.

"Dari prasyarat ini, saya melihat salah satu calon yang bisa diandalkan untuk memimpin Kadin ke depan adalah Rosan," kata Agung.

Dalam kesempatan sama, Erwin Aksa, Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Koperasi dan UKM, menyebut bahwa Rosan adalah sosok pebisnis ulung. Dia bilang, selain unggul dalam jaringan dan matang sebagai pengusaha, Rosan merupakan tokoh yang memiliki kredibilitas dan kapabilitas untuk menjadi pemimpin.

"Karena itulah sayalah orang yang pertama mendorong Bang Rosan untuk maju sebagai Ketua Umum Kadin," ucap Erwin.

Rosan yang hadir dalam agenda tersebut menyampaikan, semua negara maju didukung industri manufaktur yang kuat sebagai basisnya. Sebaliknya, komoditas sangat fluktuatif dan rentan terhadap goncangan ekonomi.

"Itulah yang menyebabkan kondisi ekonomi saat ini melemah. Kita lama terlena pada harga komoditas yang tinggi sehingga lupa membangun industri," kata Rosan.(Estu Suryowati)

Editor: Sanusi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help