Pemudik Disarankan Beli BBM Kemasan

Antisipasi tersebut telah disiapkan oleh PT Pertamina (persero) untuk penjualan BBM non subsidi jenis Pertamax dan Pertadex

Pemudik Disarankan Beli BBM Kemasan
WARTA KOTA/ANGGA BHAGYA NUGRAHA
Petugas tengah mengisikan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax di SPBU Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/3/2015). PT Pertamina (Persero), PT Shell Indonesia, dan PT Total Oil Indonesie menaikkan harga BBM pada 15 Maret 2015 ini. Pertamina membandrol harga Pertamax Plus 95 di level Rp 9.850 per liter. Sedangkan Untuk Pertamax 92 membandrol harga Rp 8.600 per liter dan Pertamina Dex ada di level Rp 11.600 per liter. Warta Kota/angga bhagya nugraha 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk menghindari terjadinya kekurangan pasokan saat perjalanan ke kampung halaman, para pemudik disarankan membeli BBM dalam bentuk kemasan.

Antisipasi tersebut telah disiapkan oleh PT Pertamina (persero) untuk penjualan BBM non subsidi jenis Pertamax dan Pertadex.

"Pertamina membuat produk kemasan untuk masyarakat yang rumahnya jauh, desa mudiknya jauh," ujar Direktur Jenderal (Dirjen) Migas IGN Wiratmaja, di kantor Ditjen Migas, Rabu (10/6/2015).

Menurut Wirat, kemasan BBM dari Pertamina dijamin lebih aman dibandingkan membeli BBM dengan botol plastik. Selain tidak bocor, kemasan BBM dari Pertamina juga mudah dibawa oleh para pemudik.

"Dalam kemasan keamananya lebih terjamin, kalau pakai botol plastik kurang," ungkap Wirat.

Wirat menambahkan para pemudik yang rumahnya masih di kota besar juga disarankan membeli BBM kemasan. Hal tersebut untuk mengantisipasi jarak SPBU yang jauh dan kemacetan yang panjang saat arus mudik dan arus balik.

"Disarankan beli BBM kemasan bagi yang rumahnya jauh dari SPBU bisa beli kemasan," kata Wirat.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved