Angkasa Pura II Gandeng GVK Airports Optimalkan Bandara Internasional Kualanamu

GVK Airports asal India yang sukses mengelola Bangalore International Airport dan Mumbai International Airport.

Angkasa Pura II Gandeng GVK Airports Optimalkan Bandara Internasional Kualanamu
BIRO PERS/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo didampingi Pjs Gubernur Sumut dan Menteri terkait bersiap mencoba menggunakan sarana transportasi kereta ARS (Airport Rail Service) yang menghubungkan Kota Medan menuju Bandar Udara Kualanamu, Kamis pagi (3/3/2016). TRIBUNNEWS/BIRO PERS/AGUS SUPARTO 

TRIBUNNEWS.COM, MEDAN – PT Angkasa Pura II (Persero) menggandeng GVK Airports asal India dalam upaya perusahaan mendukung pertumbuhan pariwisata Danau Toba melalui optimalisasi Bandara Internasional Kualanamu dan Bandara Silangit.

GVK Airports asal India yang sukses mengelola Bangalore International Airport dan Mumbai International Airport berperan sebagi mitra PT Angkasa Pura II (Persero) untuk menjadikan Bandara Internasional Kualanamu sebagai regional hub airport yang terkoneksi dengan Bandara Silangit sebagai bandara terdekat di kawasan Danau Toba.

Kolaborasi antara AP II dan GVK Airports akan mempersiapkan Bandara Internasional Kualanamu melayani konektivitas bagian barat Indonesia khususnya Sumatra Utara dengan India, Sri Lanka, serta negara lain di kawasan Asia dan Timur Tengah.

Presiden Direktur PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi mengatakan GVK Airport berhasil membuat Bangalore dan Mumbai International Airport masuk ke dalam daftar bandara terbaik di India, dan salah satu pengalaman mereka adalah meningkatkan konektivitas antara India dan Sri Lanka.

"Oleh karena itu kami memilih GVK Airport sebagai mitra dalan pengembangan konektivitas di Bandara Internasional Kualanamu," kata Budi, Minggu (29/5/2016).

“Kami menargetkan pendapatan di Bandara Internasional Kualanamu dapat meningkat dua kali lipat dalam dua tahun mendatang didukung dengan konektivitas dari India, Sri Lanka, dan negara asia lainnya seperti Arab Saudi di mana kami juga akan mengembangkan penerbangan umroh dari Sumatra Utara,” jelas Budi Karya Sumadi.

Sementara itu, Presiden Airport Development GVK Airport Karthi Gajendran mengatakan, “Kami berkomitmen mendukung AP II untuk mentransformasikan Bandara Internasional Kualanamu menjadi regional hub airport. Kolaborasi antara AP II dan GVK Airports yang salah satunya di terkait joint marketing untuk Bandara Internasional Kualanamu akan meningkatkan lalu lintas penerbangan, pendapatan bisnis aero dan nonaero dan lebih dari itu akan mendukung AP II untuk dapat beroperasi secara efisien dengan memanfaatkan sumber daya yang ada.”

PT Angkasa Pura II (Persero) berkomitmen untuk berkontribusi guna mendorong pertumbuhan pariwisata Indonesia termasuk di kawasan Danau Toba, Sumatra Utara. Selaku pengelola Bandara Silangit, AP II bersinergi dengan BUMN lain yakni maskapai Garuda Indonesia untuk membuka penerbangan langsung Jakarta-Silangit. Menyusul penerbangan perdana tersebut, maskapai lain yakni Sriwijaya Air juga telah membuka penerbangan langsung Jakarta-Silangit.

Di sisi lain, pada 27 Mei 2016 maskapai Wings Air membuka penerbangan langsung dari Bandara Internasional Kualanamu menuju Bandara Silangit dan sebaliknya. Penerbangan ini semakin memperkuat konektivitas kedua bandara seiring dengan semakin bergairahnya pariwisata Danau Toba.

Penulis: Yulis Sulistyawan

Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help