Faisal Basri: Pemerintah Harus Ubah Paradigma Mengenai Gula Rafinasi

Persoalannya, Faisal Basri mengatakan pasokan gula dalam negeri sangat kecil karena persoalan ketersediaan lahan tebu.

Faisal Basri: Pemerintah Harus Ubah Paradigma Mengenai Gula Rafinasi
KOMPAS IMAGES
Faisal Basri 

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA - Terkait temuan Satgas Mafia Pangan di Makassar dan beberapa tempat lainnya terkait gula rafinasi maka pemerintah Indonesia harus mengubah paradigmanya mengenai gula rafinasi.

Pengamat ekonomi yang juga mantan Satgas Pemberantasan Mafia Migas, Dr. Faisal Basri mengatakan insiden ini justru akan menjadi faktor utama yang akan mengubur target pertumbuhan ekonomi Pemerintahan Jokowi-JK 2017.

Pasalnya menurut Faisal Basri, sektor makanan dan minuman yang menjadi merupakan konsumen utama gula rafinasi sepnajang 2011-2015 adalah industri yang tumbuh sekitar 8,5 persen per tahunnya.

"Artinya pasokan gula juga meningkat sebesar itu," kata Faisal Basri ketika dikonfirmasi pers, Minggu (18/6/2017).

Persoalannya, Faisal Basri mengatakan pasokan gula dalam negeri sangat kecil karena persoalan ketersediaan lahan tebu.

Ketimbang terjebak dalam ketergantungan impor yang berpotensi memboroskan devisa dan terbukti bocor dimana-mana karena selalu ada jumlah illegal yang ikut bersama ijin impor.

"Maka gula rafinasi adalah solusi penting untuk menutup kebutuhan industri makanan dan minuman,” Faisal Basri menejelaskan.

Faisal Basri menambahkan lonjakan harga terjadi justru karena kebijakan gula rafinasi sangat ketat, sehingga membuka ruang monopoli.

"Karena harus diimpor oleh Importir Terdaftar, jatah gula rafinasi hanya bisa dinikmati oleh industri makanan dan minuman dengan sekala besar," ujarnya.

Sektor Industri Kecil Menengah tidak kebagian dan harus bertahan dengan gula harga yang semakin tinggi. Itu alasan mengapa akhirnya banyak Industri makanan dan minuman dalam negeri akhirnya memindahkan pabriknya ke Vietnam, Thailand, Laos dan negara lainnya.

Halaman
12
Penulis: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help