Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sulit di atas 6%, Ini Sebabnya

Indonesia kesulitan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di atas lima persen.

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Sulit di atas 6%, Ini Sebabnya
TRIBUNNEWS.COM/LENDY RAMADHAN
Luhut Binsar Panjaitan berikan sambutan 

Laporan Wartawan Tribunnews, Lendy Ramadhan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia kesulitan untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi di atas lima persen.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Kemaritiman, Jend. TNI. Purn. Luhut Binsar Panjaitan dalam sambutan di acara Kongres Teknologi Nasional 2017 di Gedung Badan Pusat Pengembangan Teknologi (BPPT), Jalan M.H. Thamrin, Jakarta Pusat, Senin (17/7/2017).

Mengenakan pakaian putih, Mantan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) itu menjelaskan, kesulitan tersebut karena pembangunan dilakukan secara merata, tidak terpusat di Pulau Jawa dan Sumatera saja.

Menurutnya, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi di atas enam persen sangatlah mudah, cukup pusatkan pembangunan di Jawa dan Sumatera.

Namun, saat ini pemerintah saat ini memangun dengan platform Indonesia sentris, supaya keadilan pambangunan tercapai untuk seluruh wilayah.

"Konsentrasi ekonomi di Jawa dan Sumatera tadi sudah saya singgung, itu hampir 80 persen. Ini menurut saya berbahaya. Pikiran pak presiden itu membuat pemerataan, Indonesia sentris, bukan hanya Jawa sentris," kata Luhut Binsar Panjaitan.

"Kalau kita hanya sekedar mau bikin hari ini (ekonomi) tumbuh enam persen, kita konsentrasi saja pertumbuhan ekonomi itu di Jawa dan Sumatera. Maka (ekonomi) kita akan tumbuh di atas enam persen," tambah Luhut Binsar Panjaitan.

Penulis: Lendy Ramadhan
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help