Tribunners / Citizen Journalism

Menguak Anomali Perekonomian Indonesia

Ketika pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan pokok seperti listrik bertambah, maka masyarakat harus mengurangi konsumsi sekunder dan tersier

Menguak Anomali Perekonomian Indonesia
Harian Warta Kota/henry lopulalan
Presiden Joko Widodo (kanan), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Republik Indonesia Basuki Hadimuljono (kanan) dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meresmikan meresmikan beroperasinya jalan tol akses Pelabuhan Tanjung Priok di Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu(15/4/2017). Jalan Tol Akses Tanjung Priok sepanjang 11,4 kilometer yang pembagunannya di mulai 2009 dengan menghabiskan dana 5 M ini akan dilalui 3600 truk kontener 

Oleh Erlangga Agustino Landiyanto*

TRIBUNNEWS.COM - Saat ini kita menyaksikan sebuah anomali antara indikator-indikator ekonomi makro yang bisa dibilang bagus dengan apa yang dirasakan di oleh masyarakat.

Ketika kita melihat media sosial, kita melihat banyak keluhan dari masyarakat.

Selain itu ada beberapa indikator ekonomi mikro, seperti sepinya ritel di beberapa pusat perbelanjaan.

Tapi kita juga melihat bahwa pertumbuhan ekonomi kita cukup stabil, rasio hutang Indonesia, meskipun diasumsikan akan meningkat, masih cukup aman.

Oleh karena itu, anomali ini perlu menjadi hal yang perlu diantisipasi pemerintah karena dalam jangka panjang, hal ini bisa mengganggu stabilitas ekonomi.

(Baca juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Sejajar Jepang 13 Tahun Lagi, Kenapa Warganya Malah Mencibir ?)

Oleh karena itu, kita perlu menelaah mengapa anomali itu terjadi.

Alasan pertama adalah perubahan prioritas anggaran.

Pemerintah mengalihkan banyak anggaran ke pembangunan infrastruktur, sehingga banyak anggaran yang dipangkas.

Halaman
123
Editor: Yudie Thirzano
Tribunners merupakan jurnalisme warga, dimana warga bisa mengirimkan hasil dari aktivitas jurnalistiknya ke Tribunnews, dengan mendaftar terlebih dahulu atau dikirim ke email redaksi@tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help