Home »

Techno

»

News

Advertorial

Cermat Dalam Memilih! Ini yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli AC

Setelah memikirkan dekorasi, warna cat dan perabotan untuk melengkapi rumah yang baru kamu beli. Tak ada salahnya, pikirkan juga barang elektronik apa

Cermat Dalam Memilih! Ini yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli AC

TRIBUNNEWS.COM – Setelah memikirkan dekorasi, warna cat dan perabotan untuk melengkapi rumah yang baru kamu beli. Tak ada salahnya, pikirkan juga barang elektronik apa saja yang ingin kamu gunakan pada rumah tersebut.

Dari sekian banyak barang elektronik yang ada, air conditioner (AC)  adalah salah satu yang terpenting.

Termasuk dalam kawasan beriklim tropis membuat perangkat AC telah menjadi kebutuhan ‘wajib’ bagi rumah tangga modern di Indonesia. Memasang AC membuat sebuah ruang menjadi nyaman sebab udara sejuk yang dihasilkannya.

Apalagi setelah seharian beraktivitas di luar ruangan yang selalu panas terik, tentu melepas lelah di ruang ber-AC menjadi oase tersendiri bagi masyarakat Indonesia.

Maka tak heran bila kebutuhan akan perangkat AC setiap waktunya semakin besar. Tak hanya di kamar tidur, bahkan di ruangan lain seperti ruang keluarga, ruang kerja, hingga ruang bermain anak, kebutuhan akan AC menjadi prioritas demi kenyamanan di dalam rumah.

Namun akibatnya, semakin banyak dan semakin lama AC digunakan pada sebuah rumah, maka tagihan listrik yang dibebankan tiap bulannya selalu membuat ‘sesak’ dilihat.

Solusinya, tentu memilih AC yang memiliki daya listrik rendah. Selain dilihat dari jenis tenaga atau Paard Kracht (PK) yang dimilikinya, ternyata AC juga dibagi berdasarkan daya listrik yang dibutuhkannya. Mulai dari AC Standar, AC Low Watt, hingga AC Inverter.

AC Standar merupakan jenis AC berdaya listrik normal tanpa penghematan sama sekali. Sedangkan AC Low Watt merupakan jenis AC yang menawarkan konsumsi listrik lebih rendah karena membatasi daya listrik yang dipakai saat pengoperasiannya.

Nah, dari kedua jenis di atas, AC Inverter-lah yang terbukti lebih unggul. Keunggulan ini tak lepas dari cara kerja kompresornya.

Pada pengoperasian AC jenis lain, kompresor akan bekerja hingga kesejukan yang diinginkan tercapai.

Saat sudah tercapai, kompresor akan otomatis mati dan akan menyala kembali saat suhu naik dari suhu yang sudah ditentukan sebelumnya.

Hal ini dapat dikenali dengan suara ‘khas’  dari AC setiap kali digunakan. Dan sayangnya lagi, proses inilah penyebab besarnya daya listrik yang dibutuhkan AC standar.

Sementara AC Low Watt, cara kerja kompresornya pun tak berbeda. Dikatakan Low Watt yang diterjemahkan kemudian hemat listrik, sebenarnya karena AC jenis ini membatasi jumlah daya listrik yang masuk pada saat pengoperasiannya.

Sayangnya, pembatasan daya listrik yang masuk ini membuat AC Low Watt membutuhkan waktu lama untuk menyejukan ruangan,

Namun semuanya berbeda pada AC Inverter. Saat suhu ruangan sesuai dengan yang dinginkan, kompresor tetap menyala tapi gerakannya saja yang melambat sambil mempertahankan suhu ruangan yang diinginkan.

Ketika suhu mengalami penurunan, komproser inverter akan otomatis menyesuaikan laju pergerakannya demi mengembalikan suhu kembali sesuai keinginan.

Gerakan otomatis dengan kecepatan dinamis inilah yang membuat kebutuhan daya listrik AC inverter jauh lebih rendah dan lebih hemat biaya listrik.

Setelah tahu perbedaan ketiganya, tentu kamu sudah menentukan bukan AC mana yang tepat bagi rumahmu. Selamat memilih AC yang tepat!

Editor: Advertorial
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help