Hingga Agustus 2017, Penjualan PP Properti Tembus Rp 2 Triliun

Penjualan pemasaran PPRO tersebut, kata Taufik, ditopang oleh penjualan proyek existing dan proyek baru,

Hingga Agustus 2017, Penjualan PP Properti Tembus Rp 2 Triliun
JAKARTA KITA
PP Properti Tbk 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT PP Properti Tbk (PPRO) mencatat penjualan sebesar Rp 2 triliun per Agustus 2017.

Direktur Utama PP Properti‎ Taufik Hidayat mengatakan, raihan di atas sekitar 67 persen dari target penjualan hingga akhir 2017 sebesar Rp 2,99 triliun.

Penjualan pemasaran PPRO tersebut, kata Taufik, ditopang oleh penjualan proyek existing dan proyek baru, di antaranya proyek Grand Kamala Lagoon di Bekasi (Jawa Barat), proyek Grand Shamaya di Surabaya (Jawa Timur), dan Begawan Apartemen di Malang (Jawa Timur).

Baca: Agus Hermanto: Partai Demokrat Istiqomah Sikapi Pansus Angket KPK

"Alhamdulillah kami di PPRO bersyukur, ketika teman-teman ‎lain di bisnis properti sedang lesu, proyek-proyek kami masih laris," ujarnya, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Menurutnya, perseroan saat ini sedang menyiapkan beberapa proyek baru, yaitu pembangunan menara apartemen berkonsep bebas narkoba di Bandung (Jawa Barat) yang menyasar pasar mahasiswa.

Sebelumnya, PPRO telah membangun dua menara apartemen berkonsep bebas narkoba, di Jalan Margonda, Depok (Jawa Barat) yang ditargetkan rampung tahun 2017.

Selain di Depok, apartemen bebas narkoba juga akan dibangun di Serpong (Banten), Semarang (Jawa Tengah), Yogyakarta dan Malang.

"Kemudian di Surabaya‎ masih ada proyek baru lagi, untuk yang Surabaya Oktober 2017," ujar Taufik.

Ia optimistis target penjualan pemasaran PPRO hingga akhir 2017 bisa tercapai bahkan terlampaui menjadi lebih dari Rp3 triliun.

"Hingga September 2017 penjualan pemasaran mungkin bisa mencapai Rp 2,2 triliun hingga Rp 2,3 triliun,” papar Taufik.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help