Jonan Minta Bali Tarik Kabel dari Jawa dan Kembangkan EBT

Jonan menyarankan Bali menarik kabel listrik dari pulau Jawa atau mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT).

Jonan Minta Bali Tarik Kabel dari Jawa dan Kembangkan EBT
Adiatmaputra Fajar
Menteri ESDM Ignasius Jonan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Untuk menambah kebutuhan listrik di Bali, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan menyarankan Bali menarik kabel listrik dari pulau Jawa atau mengembangkan Energi Baru Terbarukan (EBT).

"Saya menyarankan tambah kabel laut dari Jawa ke Bali. Kalau ingin tambah listrik lagi pakai EBT," ujar Jonan di The 6 th IndoEBTKE Conex 2017, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Jonan juga meminta semua pemangku kepentingan tidak membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Bali, tujuannya agar Pulau Dewata menjadi destinasi pariwisata yang bersih.

"Kalau ingin tambah listrik pakai EBT (Energi Baru Terbarukan), jangan ekspansi pakai PLTU," kata Jonan.

Jonan menjelaskan jika PLTU banyak dibangun, pulau Bali menjadi tidak bersih, karena emisi dari PLTU sangat kotor.

"Kalau bangunnya PLTU besar-besaran Bali bisa berkurang minat wisatawannya," papar Jonan.

Jonan memaparkan saat ini sudah ada investor Perancis ingin membangun solar panel untuk menambah daya listrik di Bali. Walaupun kapasitasnya 100 megawatt, Jonan masih mengkaji dari segi tarif listriknya.

"Investor Perancis tawarkan 100 mw, akan kita hitung supaya masyarakat menjangkau tarifnya," ungkap Jonan.

Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help