Suntikan Modal RAPP untuk Pengembangan UMKM

Tukiman adalah warga asli Banyuwangi yang sudah merantau ke Rialu, 21 tahun lalu melalui program transmigrasi.

Suntikan Modal RAPP untuk Pengembangan UMKM
TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK
Tukiman di bengkel motornya di Desa Gabung Makmur, Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Riau. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Syahrizal Sidik

TRIBUNNEWS.COM, SIAK – Kondisi fisik yang memiliki keterbatasan tidak membuat Tukiman (61) lantas pasrah dan berdiam diri di rumah. Tukiman merintis usaha bengkel motor dan hingga kini usahanya terus berkembang.

Hari itu Jumat, (15/9/2017), pagi sekitar pukul 09.00 WIB, Tukiman tengah bersiap membuka bengkelnya di Desa Gabung Makmur, Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Riau. Sebuah plang bertuliskan bengkel “Man Service” berwarna kuning terpasang di depan rumahnya.

Tukiman adalah warga asli Banyuwangi yang sudah merantau ke Rialu, 21 tahun lalu melalui program transmigrasi. Tekadnya yang kuat mengadu nasib di tanah perantauan, membuatnya membuka usaha bengkel.

Tukiman, difabel pemilik bengkel motor
Tukiman, difabel pemilik bengkel motor di Desa Gabung Makmur, Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, Riau.

“Pertama kali belajar lewat kursus di Lampung Tengah lewat program Bina Lokakarya waktu masih bujang,” ujarnya kepada Tribunnews.com.   

Di bengkel inilah, Tukiman dibantu anaknya untuk segala urusan bengkel, mulai dari melayani warga untuk menyervis kendaraannya hingga belanja keperluan bengkel seperti spare part, ban dan oli. Dalam sehari, rata-rata ada 5 warga yang datang ke bengkelnya, dengan penghasilan rata-rata Rp.1 juta perhari.

“Omzet sebulan 30 juta, tapi kan diputarkan lagi, di desa ini ada tiga bengkel yang saling kerja sama juga, nanti kalau perlu bisa saling bantu,” ujar Tukiman.

Baca: Kisah Ari yang Terbang ke 3 Negara Ini Berkat Program Beasiswa

Dari hasil usahanya itulah, Tukiman bisa membangun rumah berukuran 20x50 meter dan bengkel. Bengkel “Man Service ini” menyatu dengan rumahnya, sehingga memudahkannya melayani warga yang menyervis kendaraan motor di halaman rumahnya.

Dana Bantuan UMKM

Untuk mengembangkan usaha, Tukiman mendapat bantuan dana sebesar 5 juta rupiah tiap satu periode yang bisa dicicil selama 10 bulan. Bantuan tersebut diberikan PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP), untuk setiap UMKM yang berada di kawasan operasional PT RAPP sebagai bentuk program pengembangan masyarakat (community development) untuk mengembangkan Usaha Kecil Mikro Menengah (UMKM).

Baca: NOAH Rilis Single Anyar di Hari Ulang Tahun Ariel

Sudah tiga kali Tukiman menerima dana bantuan dari PT RAPP. Ia pun mendapat penghargaan dari PT RAPP sebagai mitra bina UMKM terbaik.

“Total saat ini ada 73 mitra di 10 Estate, 5 kabupaten,  untuk bengkel saat ini totalnya ada 32 tersebar di Pelalawan, Siak, Meranti, Kuantan Sengingi, dan Kampar,” ujar Raden Adhe Pramono, Smes Offline Coordinator PT RAPP.  

  
 

Penulis: Syahrizal Sidik
Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved