Menhub Pastikan Tiga Proyek Infrastruktur Kerjasama dengan Jepang Berjalan Lancar

Terkait dengan proyek HST Jakarta-Surabaya, Menhub mengatakan terdapat satu catatan penting dalam proyek tersebut soal jalur eksisting

Menhub Pastikan Tiga Proyek Infrastruktur Kerjasama dengan Jepang Berjalan Lancar
Tribunnews.com / VINCENTIUS JYESTHA
Rel kereta yang telah terpasang, di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Senin (14/8/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengadakan pertemuan dengan Wakil Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang Takao Makino.

Dalam pertemuan tersebut, Menhub memastikan 3 proyek infrastruktur kerjasama dengan Jepang berjalan lancar.

“Hari ini saya bertemu dengan Mr. Makino dan membahas 3 proyek infrastruktur yaitu Mass Rapid Transit (MRT), Pelabuhan Patimban dan High Speed Train (HST) Jakarta-Surabaya. Secara spesifik saya sampaikan ketiga proyek tersebut berjalan lancar dan dapat diselesaikan sesuai jadwal,” jelas Menhub usai mengadakan bilateral meeting dengan Delegasi Jepang di Ruang Jasmine, Hotel Westin Nusa Dua, Bali pada Rabu (27/9/2017).

Menhub juga menjelaskan terkait progres pengerjaan ketiga proyek tersebut.

“MRT akan selesai sesuai jadwal dan dapat dioperasikan pada awal 2019. Untuk proyek Pelabuhan Patimban, berbagai masalah sudah bisa diatasi dan sehingga pembangunannya dapat diselesaikan sesuai rencana.Berkaitan dengan proyek HST Jakarta-Surabaya, kita sudah sepakat untuk menyelesaikan studinya paling lambat pertengahan November,” papar Menhub.

Terkait dengan proyek HST Jakarta-Surabaya, Menhub mengatakan terdapat satu catatan penting dalam proyek tersebut, yaitu memilih alternatif untuk menggunakan jalur eksisting.

“Ada satu catatan utama bahwasanya Jakarta-Surabaya ingin kita capai dalam 5,5 jam, artinya kereta api bisa menjadi shifting (moda alternatif) dari udara ke kereta api, dan yang kedua dengan kecepatan tersebut maka dalam satu hari ada dua traffic bolak-balik antara Jakarta-Surabaya berarti dapat meningkatkan kapasitas. Oleh karenanya kami minta kepada Jepang untuk mempelajari dan Makino sepakat tentang keadaan itu,” terang Menhub.

Sementara itu, Wakil Menteri Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang Takao Makino yakin pembangunan tiga proyek ini dapat berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan.

“Saya cukup yakin dapat mencapai pembangunan tiga proyek ini sesuai dengan jadwal dan Jepang akan mensupport tiga proyek tersebut agar manfaat yang akan dirasakan Indonesia dapat tercapai,” ujar Makino.

Terakhir, Menhub berharap ketiga proyek ini menjadi symbol keakraban dan kebersamaan antara Indonesia dan Jepang.

“Saya berharap ketiga proyek ini menjadi simbol keakraban dan kebersamaan antara Indonesia dan Jepang yang pada tahun ini sudah memasuki usia kerja sama 60 tahun,” tutup Menhub.

Editor: Willy Widianto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help