Sejak Listing di Bursa, Saham Kiosan Melonjak 203 Persen

Aplikasi KIOS berfungsi untuk membantu masyarakat area luar kota melakukan kirim uang.

Sejak Listing di Bursa, Saham Kiosan Melonjak 203 Persen
TRIBUNNEWS/SYAHRIZAL SIDIK
Pencatatan saham perdana PT Kioson Komersial Indonesia Tbk di Bursa Efek Indonesia, Kamis (5/10/2017). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kini perusahaan startup ikut menghiasi papan perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI).

Coba tengok PT Kioson Komersial Indonesia yang baru saja terdaftar dengan kode KIOS pada 5 Oktober lalu di pasar modal.

Melalui dana yang sudah dikumpulkan, emiten baru ini memiliki target dan visi kinerja yang menarik.

KIOS ini terbilang cukup unik, belum pernah startup di Indonesia menggunakan jalur initial public offering (IPO) sebagai jalur permodalan.

Baca: Berani! Pria Ini Tantang Pegawai Dishub Naik Ojek Pangkalan dan Angkot! Apa Tujuannya?

Chief Executive Officer (CEO) KIOS Jasin Halim menjelaskan, pasar modal menjadi pilihannya untuk mengumpulkan dana.

"Jalur IPO cukup breakthrough, kami menjadi startup yang distruptif dan kita lihat jalur pendanaan ini sesuai dengan moto kita, keep changing," jelas Jasin.

Baginya, jalur IPO bukan hal yang tabu bagi perusahaan startup.

Apalagi, dalam iklim euforia startup unicorn, pasar dan investor bakal melihat peluang untuk ikut terlibat dalam sektor ini menjadi semakin menarik.

Jasin sendiri mengaku emiten KIOS tidak bersaing dengan para unicorn yang sudah berderap di Indonesia, namun melengkapi varian layanan digital.

Halaman
12
Editor: Fajar Anjungroso
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2017
About Us
Help