Mencari Tahu Tren Hunian di Rumah.com Property Market Outlook 2018

Peningkatan suplai properti ini mengindikasikan bahwa penjual lebih percaya diri dengan situasi pasar properti pada Q3

Mencari Tahu Tren Hunian di Rumah.com Property Market Outlook 2018
Tribunnews.com/Hendra Gunawan
Perumahan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA --  Rumah.com sebagai pemimpin pasar properti online di Indonesia kembali menghadirkan inovasinya dengan meluncurkan Rumah.com Property Market Outlook 2018, yang menyajikan informasi properti secara komprehensif, mulai dari lokasi properti favorit konsumen, pergerakan median harga hunian baik perumahan maupun apartemen, dan sentimen masyarakat.

Ike Hamdan, Head of Marketing Rumah.com menyampaikan bahwa Rumah.com menyajikan lebih dari 400.000 data properti dijual dan disewa dari seluruh Indonesia, dengan lebih dari 17 juta halaman yang dikunjungi setiap bulan dan diakses oleh lebih dari 5,5 juta pencari properti setiap bulannya.

“Dengan statistik tersebut, Rumah.com memiliki akurasi data yang cukup tinggi untuk mengetahui dinamika yang terjadi di pasar properti di Indonesia. Melalui Rumah.com Property Market Outlook 2018 ini, Rumah.com bisa memberikan advokasi yang berkualitas bagi konsumen maupun stakeholder lainnya melalui informasi properti yang komprehensif, tepat dan akurat,” jelas Ike.

Rumah.com Property Market Outlook 2018 menyampaikan bahwa kemampuan pemerintah untuk mendorong ekonomi nasional ke arah yang lebih positif terbukti mampu menjaga optimisme pasar properti.

Sejumlah kebijakan pemerintah seperti BI 7-Day Repo Rate, Tax Amnesty, Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP), Paket Kebijakan Ekonomi, dan lainnya mendorong pertumbuhan properti nasional, yang sempat turun tajam pada tahun 2016 lalu.

Suplai dan Harga Properti
Dari catatan Rumah.com Property Index 2017, menunjukkan bahwa indeks properti nasional naik tipis 0,4% pada Q1 2017 (q-o-q) dan berlanjut pada Q2 tumbuh sebesar 0,97% (q-o-q). Pada Q3, pasar properti terlihat stabil. Pasar properti menunjukkan tanda-tanda pemulihan tetapi penjual masih memperhatikan daya beli konsumen. Hal ini menunjukkan bahwa pasar properti sedang berada pada fase 'soft market'.

Sementara di sisi volume suplai properti, indeks menunjukkan sedikit fluktuasi dimana pada Q1 mencatat kenaikan sebesar 11,4% (q-o-q), selanjutnya mengalami penurunan sebesar 2,1% pada Q2 2017 (q-o-q). Pada Q3 2017 suplai pulih dan meningkat hingga sebesar 10,7% (q-o-q). Secara year-on-year, kenaikan pada Q3 2017 mencapai 23%.

Peningkatan suplai properti ini mengindikasikan bahwa penjual lebih percaya diri dengan situasi pasar properti pada Q3. Semakin banyaknya suplai membuat konsumen semakin mudah menentukan pilihan residensial, baik berdasarkan lokasi, harga, dan jenisnya.

Perilaku Konsumen Properti
Di sisi perilaku konsumen, Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H2-2017 mencatat berbagai isu terkait properti:

Kepemilikan rumah bukanlah hal yang ekslusif lagi, karena 69% responden mengaku sudah memiliki rumah dan 29% di antaranya memiliki lebih dari satu rumah.

Properti, khususnya residensial, yang diminati masih berkisar pada properti kelas menengah, dengan sistem pembayaran yang diminati adalah cicilan jangka panjang.

Iklim properti nasional di tahun 2017 memuaskan, dinyatakan oleh 63% responden, sementara 54% responden mengaku puas dengan usaha pemerintah untuk membuat harga rumah lebih terjangkau.
Rumah tapak cluster sebagai pilihan tipe properti yang akan dibeli, dinyatakan oleh 97% responden.

Sementara rumah tapak cluster (perumahan) dianggap lebih aman dibandingkan apartemen ataupun rumah non-cluster.

Apartemen sebagai pilihan tipe rumah yang akan dibeli, dinyatakan oleh 57% responden. Jumlah ini meningkat 35% dari survei semester kedua 2016.

Jabodetabek masih menjadi lokasi incaran bagi responden yang membeli rumah, dengan Jakarta berada pada posisi teratas, disusul Bogor. Di luar Jabodetabek, Bandung menjadi kota favorit, selanjutnya Surabaya, dan Semarang.

Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved