Tujuh Pameran Dagang Digelar, Bisa Perkuat Hubungan Bisnis Indonesia-Hong Kong

Pameran menawarkan solusi ideal bagi para pedagang dan pemasok dari Indonesia untuk memperluas bisnis

Tujuh Pameran Dagang Digelar, Bisa Perkuat Hubungan Bisnis Indonesia-Hong Kong
TRIBUN JABAR/TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Pekerja menyelesaikan pembuatan tas kulit ular di rumah produksi di Jalan Jamika, Kota Bandung, Senin (9/10/2017). Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) mitra binaan Bank Indonesia ini memproduksi tas, sepatu, jaket, dompet, dan ikat pinggang dari bahan kulit ular dan biawak yang dipasarkan hingga Singapura, Korea Selatan, Hongkong, dan Rusia. Produk tersebut dijual seharga Rp 200 ribu - Rp 3,5 juta per item. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hong Kong dan Indonesia telah melakukan kerjasama perdagangan bilateral yang kuat pada berbagai produk dan jasa selama bertahun-tahun.

Untuk memperkuat sektor perdagangan Hong Kong, Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) mengumpulkan para penggiat pasar, membentuk kemitraan untuk mengembangkan bisnis bagi perusahaan.

Leung Kwan Ho, Direktur HKTDC Indonesia hari ini mengumumkan bahwa tujuh pameran dagang internasional akan diadakan di Hong Kong pada awal tahun depan, yang akan menawarkan solusi ideal bagi para pedagang dan pemasok dari Indonesia untuk memperluas bisnis mereka.

Pameran tersebut terdiri dari HKTDC Hong Kong Toys & Games Fair, HKTDC Hong Kong Baby Products Fair dan Hong Kong International Stationery Fair yang akan diadakan 8-11 Januari 2018.

Kemudian HKTDC Hong Kong International Licensing Show (8-10 Januari), HKTDC Hong Kong Fashion Week for Fall/Winter (15-18 Januari), HKTDC Hong Kong International Diamond, Gem & Pearl Show (27 February-3 Maret) dan HKTDC Hong Kong International Jewellery Show (1-5 Maret).

 “Di tahun 2017, 30 pameran yang digelar oleh HKTDC telah berhasil menarik lebih dari 36.000 peserta dan lebih dari 700.000 pengunjung dari seluruh dunia,” ujar Leung. 

Leung berharap dapat menyambut lebih banyak lagi perusahaan Indonesia untuk berkolaborasi dan mengeksplorasi peluang bisnis mereka, serta berani memasuki pasar global melalui pameran HKTDC. 

Baca: 15 Tas Hermes dan YSL Koleksi Toko di Mall Hongkong Dicuri, Pemilik Rugi Miliaran

Ia mendorong semua pembeli, distributor dan pengecer dari Indonesia untuk datang ke Hong Kong.

Indonesia adalah mitra dagang terbesar ke-21 untuk Hong Kong dan importir terbesar ke 20.

Dalam sepuluh bulan pertama di tahun 2017, perdagangan kedua negara melonjak 16% dari tahun ketahun dan mencapai sekitar US$ 4,5 miliar.

Sementara dari sektor impor, tumbuh sebesar 12,8% dari tahun lalu menjadi US$ 2 miliar.

Total ekspor Hong Kong ke Indonesia juga meningkat 18,8% dibanding tahun lalu menjadi sekitar US$ 2,5 miliar.

Setiap tahun, HKTDC menyelenggarakan lebih dari 30 pameran di Hong Kong.

Sebelas diantaranya adalah pasar terbesar dari perhelatan yang serupa di Asia, serta diantaranya terdapat lima yang terbesar di dunia, yaitu the Hong Kong International Diamond, Gem & Pearl Show cum Hong Kong International Jewellery Show; Hong Kong Gifts & Premium Fair; Hong Kong Watch & Clock Fair; Hong Kong Electronics Fair (Autumn Edition) cum electronic Asia; and Hong Kong International Lighting Fair (Autumn Edition) cum Hong Kong International Outdoor & Tech Light Expo.

Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved