Pasar Bereaksi, Saham Facebook Turun 4 Persen Pasca Perubahan Kebijakan Newsfeed

News Feed sebagai salah satu area kunci bagi Facebook untuk tempat beriklan, akan mulai memprioritaskan "interaksi sosial yang berguna".

Pasar Bereaksi, Saham Facebook Turun 4 Persen Pasca Perubahan Kebijakan Newsfeed
Facebook
CEO Facebook Mark Zuckerberg saat berpidato di Tsinghua University, Beijing. 

TRIBUNNEWS.COM, WASHINGTON - Saham Facebook langsung turun hingga 4% pada perdagangan Jumat pagi (12/1/2018) setelah perusahaan ini mengumumkan perubahan signifikan pada News Feed di laman Facebook kepada publik di Kamis malam.

Saham Facebook sampai sempat turun hingga 6,1% setelah pasar dibuka, setelah sehari sebelumnya ditutup sedikit koreksi di Kamis. 

Mark Zuckerberg, CEO Facebook mengatakan, News Feed sebagai salah satu area kunci bagi Facebook untuk tempat beriklan, akan mulai memprioritaskan "interaksi sosial yang berguna" ketimbang "konten yang relevan". 

Hal ini bisa saja berarti pengguna akan menghabiskan waktu yang lebih sedikit untuk bermain sosial media. 

"Tujuan News Feed adalah untuk berbagi cerita-cerita yang relevan bagi bagi pengguna. Hari ini, kami mengumumkan akan memperbaharui News Feed yang akan membantu Anda melihat lebih banyuak post dari teman-teman dan keluarga Anda," ujar Zuckenberg dalam pengumumannya. 

Baca: Siswi SMA di Cempaka Putih Bekuk Pria Pengangguran yang Menipu dan Dikenalnya di Facebook

Baca: Libas Tukang Parkir Liar, Transaksi Parkir di Kawasan GBK Akan Berkonsep Cashless dan Manless

Pengguna Facebook juga akan meilihat post yang lebih sedikit dari pemasang iklan. Para investor melihat ini bisa saja membuat bisnis iklan Facebook akan terpukul. 

Ini bukan kali pertama Zuckenberg mengatakan akan mengubah algoritma News Feed untuk lebih menghadirkan konten yang relevan kepada pengguna. Pada Juni 2016, Zuckenberg mengumumkan hal itu di blog.

Rizki Caturini/Sumber: CNBC
 

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help