Menteri Susi Bersyukur Nelayan Pantura Juwana Makin Banyak Menangkap Ikan

Menteri Perikanan dan Kelautan RI Susi Pudjiastuti (52) merasa bersyukur nelayan Pantura Juwana semakin banyak menangkap ikan.

Menteri Susi Bersyukur Nelayan Pantura Juwana Makin Banyak Menangkap Ikan
Koresponden Tribunnews.com/Richard Susilo
Menteri Kelautan dan Perikanan RI, Susi Pudjiastuti (52) saat memberikan sambutan di pembukaan pameran perikanan (seafood) dunia di Tokyo 23 Agustus 2017. 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Perikanan dan Kelautan RI Susi Pudjiastuti (52) merasa bersyukur nelayan Pantura Juwana semakin banyak menangkap ikan. Bahkan saking banyak ikan, jadi kekurangan kapal toll laut pembawa ikan.

"Saya akan minta kapal toll laut tambah frekuensi ke wilayah Pantura Juwana agar nelayan terbantu membawa ikannya," kata Menteri Susi kepada Tribunnews.com, Kamis (1/2/2018).

Salah seorang nelayan Juwana bernama Siswo mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada pemerintah Indonesia karena kapal asing berhasil dilarang masuk ke sana.

Baca: Penipuan Jemaah Haji Ala PT SBL, Modusnya Cicil Biaya Umrah hingga Dapat Bonus

"Alhamdulillah, sekarang lagi musim ikan, sejak bulan Desember sampai sekarang, di laut Aru. Terimakasih, berkat pelarangan kapal asing di Indonesia, nelayan pantura khususnya Juwana bisa menikmati hasil yang melimpah ini," kata Siswo.

Menurut Siwo begitu banyaknya ikan, sampai-sampai tol laut (kapal/kontainer pengangkut ikan) tidak mencukupi.

"Kita harus antre sampai 15 hari untuk mengirim hasil tangkapan kita. Mohon dukungan dari pemerintah agar kapal asing tidak kembali di Indonesia lagi dan hasil tangkapan bisa lebih cepat bisa dibawa kapal pengangkut," tambahnya.

Baca: Suara Presiden Meninggi: Kalau Dapat Stan Dekat Kamar Kecil Nggak Usah Ikut Pameran

"Alhamdulilah. Sekarang lebih baik dan saya akan minta kapal toll laut tambah frekwensi ke wilayah tersebut," kata Menteri Susi.

Menurut Susi, di satu sisi bagus juga para nelayan selalu membawa ikan penuh, menunggu kapal angkut datang dan kemudian kembali menangkap ikan.

"Jadi terjaga laut Indonesia oleh para nelayan dengan baik," kata Menteri Susi.

Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help