Jasa Marga Bantah Ada Penutupan Ruas Tol Akibat Laka Truk Pengangkut Pipa

"Kondisi demikian dikatakan normal mengingat di Ruas Jakarta-Cikampek tengah berlangsung empat proyek pembangunan infrastruktur"

Jasa Marga Bantah Ada Penutupan Ruas Tol Akibat Laka Truk Pengangkut Pipa
JASA MARGA
Truk pengangkut pipa baja yang mengalami gangguan di Ruas Jakarta-Cikampek, Rabu (7/3/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jasa Marga membantah ada penutupan ruas tol Jakarta-Cikampek, menyusul munculnya kemacetan di ruas tol itu akibat kecelakaan truk pengangkut pipa, Rabu (7/3/2018).

Dwimawan Heru, AVP Corporate Communications Jasa Marga dalam keterangan persnya menyebutkan, hingga pukul 15.00 WIB, Kamis sore, berdasar pantauan, kondisi arus lalu lintas di Jalan Tol Jakarta-Cikampek terpantau padat di kedua jalur. K

"Kepadatan di ruas tol ini terjadi akibat volume lalu lintas yang cukup tinggi. Meski begitu, kondisi demikian dikatakan normal mengingat di Ruas Jakarta-Cikampek tengah berlangsung empat proyek pembangunan infrastruktur," kata Dwimawan Heru.

Dia menyatakan, kepadatan yang terjadi di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek bukan diakibatkan oleh gangguan lalu lintas yang melibatkan truk pengangkut pipa seperti pada berita yang beredar di media sosial.

Baca: Kota Bogor Sebentar Lagi Punya Bus Pelesir, Desainnya Unik

Gangguan arus lalu lintas terjadi Rabu lalu akibat kecelakaan truk pengangkut pipa seberat 80 ton yang menutup lajur 1 di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 38+450 ke arah Cikampek dan Bandung.

Pipa dengan diameter 34” P dan berat sekitar 80 ton milik PT Platinum Internasional yang diangkut truk berplat nomor L 9752 UX bergeser dari dudukannya dan miring ke arah kanan. Truk terhenti lajunya di lajur 1.

Truk milik perusahaan ekspedisi PT Surabaya Express yang dikemudikan Riyanto (44 tahun) dari Pelabuhan Tanjung Priok menuju Karawang berhasil dievakuasi petugas Jasa Marga pada Rabu malam, 7 Maret 2018, pukul 19.15 WIB.

Editor: Choirul Arifin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help