Menteri Budi Beberkan Cara Naikkan Pendapatan Sopir Taksi Online

Menhub Budi Karya Sumadi menjelaskan aturan tersebut guna mengembalikan kembali pendapatan para sopir taksi online

Menteri Budi Beberkan Cara Naikkan Pendapatan Sopir Taksi Online
TRIBUNNEWS.COM/APFIA
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Apfia Tioconny Billy

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Kementerian koordinator bidang Kemaritiman dan Kementerian Perhubungan mengeluarkan kebijakan agar para operator penyedia jasa taksi online tidak menerima sopir baru terlebih dulu.

Menhub Budi Karya Sumadi menjelaskan aturan tersebut guna mengembalikan kembali pendapatan para sopir taksi online yang saat ini berkurang karena banyaknya jumlah pengemudi.

"Marilah kita berpikir positif banyak sekali driver itu yang pendapatannya kurang, bukankah aplikator melalui online ini untuk memberikan penghidupan yang baik," ungkap Budi Karya saat ditemui di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, Rabu (14/3/2018).

Mantan Direktur Utama Angkasa Pura (AP) II itu mengatakan peraturan itu tidak bermaksud untuk melukai hati masyarakat yang ingin mendaftar menjadi pengemudi taksi online.

Baca: Berpaling ke MPV Sinyal Perusahaan Taksi Mulai Tinggalkan Sedan?

Namun dengan adanya aturan ini diharapkan operator juga dapat memperhatikan pendapatan para sopir taksi.

"Makanya kita lakukan pembatasan ini bukan melukai hati calon driver. Saya justru memiinta konsistensi dari aplikator untuk melaksanakannya," ujar Budi Karya.

Moratorium penerimaan driver baru taksi online ini mulai berlaku sejak Senin 12 Maret 2018 lalu.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Fajar Anjungroso
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved