Stok Beras Cadangan Pemerintah di Bulog Minus 27.888 Ton

"Sementara kita masukkan beras impor ke kategori premium karena anggarannya belum diganti, kalau sudah akan masuk ke cadangan beras"

Stok Beras Cadangan Pemerintah di Bulog Minus 27.888 Ton
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Condro Kirono memperlihatkan beras sitaan yang telah dioplos di Aula Ditreskrimsus Polda Jateng, Semarang, Senin (5/2/2018). Tim Satgas Pangan Polda Jateng berhasil mengungkap praktik pengoplosan beras Bulog di sebuah gudang di Kedungrejo, Kabupaten Cilacap, yang dikemas dan dijual kembali sebagai beras premium. Tribun Jateng/Hermawan Handaka 

Laporan Reporter Kontan, Abdul Basith

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) di Perum Bulog berada pada posisi kekurangan. CBP sebelumnya digunakan pemerintah untuk menurunkan harga dengan melakukan operasi pasar.

Guna memenuhi kebutuhan tersebut Bulog menggunakan beras operasional miliknya. "Stok CBP saat ini di gudang Bulog minus 27.888 ton," ujar Direktur Utama Perum Bulog, Djarot Kusumayakti saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) di Komisi IV, Selasa (13/3).

Jumlah minus tersebut terhitung sebagai utang yang akan diganti oleh pemerintah. Djarot bilang nantinya pemerintah akan mengganti penggunaan CBP tersebut.

Bulog juga melakukan impor beras menggunakan dana operasionalnya. Karena itu, meski belum digunakan, beras impor masukkan dalam simpanan beras premium Bulog.

"Sementara kita masukkan beras impor ke kategori premium karena anggarannya belum diganti, kalau sudah akan masuk ke cadangan beras sesuai pemerintah yang kasih uang," terang Djarot.

Stok beras Bulog per tanggal 12 Maret 2018 sebesar 642.612 ton. Stok tersebut terbagi atas beras medium sebesar 344.159 ton dan beras premium 298.453 ton.

Baca: Kronologi Lengkap Artis Cynthia Ramlan Hampir Terlindas Mobil Saat Syuting Sinetron Stripping

Baca: Wow, Jadi Box Office, Film Black Panther Raup Pendapatan 1 Miliar Dolar di Seluruh Dunia

Baca: Cynthia Ramlan Gelar Syukuran, Nyawanya Diselamatkan Tuhan Saat Adegan Fatal Terlindas Mobil

Bulog mengimpor beras pada tahun 2018 sebanyak 261.000 ton. Namun, dari angka tersebut yang sudah sampai di gudang Bulog sebanyak 188.000 ton.

Penggantian anggaran dalam impor beras dinilai masih menunggu hasil audit impor beras Bulog. "Penggantian tunggu audit Bulog," ungkap Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita.

 
 

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved