Kemenhub Rayu JBIC Berinvestasi di Proyek Kkereta Semicepat Jakarta-Surabaya

Proses penawaran ini ia harapkan bisa selesai dalam dua bulan. Jika JBIC tak menerima tawaran tersebut, pemerintah akan mencari sumber pendanaan lain.

Kemenhub Rayu JBIC Berinvestasi di Proyek Kkereta Semicepat Jakarta-Surabaya
Model berfoto dengan miniatur kereta cepat milik Tiongkok pada pameran Kereta Cepat dari Tiongkok di Senayan City (Sency), Jakarta Pusat, Kamis (13/8/2015). 

Laporan Reporter Kontan, Ramadhani Prihatini

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Kementerian Perhubungan tengah melobi Japan Bank for International Cooperation (JBIC) untuk turut mendanai proyek kereta semi cepat Jakarta-Surabaya.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi bilang pihaknya tengah melakukan proses penawaran. Opsinya, JBIC akan mendanai keseluruhan proyek dengan estimasi investasi Rp 100 triliun, atau hanya sebagian dari jumlah tersebut.

Baca: Pengacara: Gatot Sudah Nikahi CT Sebelum Lakukan Persetubuhan

"Belum fix (investasi), angkanya belum tahu," ujar Budi Karya, Rabu (14/3/2018).

Proses penawaran ini ia harapkan bisa selesai dalam dua bulan. Namun, jika JBIC tak menerima tawaran tersebut, pemerintah akan mencari sumber pendanaan lain.

"Opsinya dengan loan goverment Jepang," katanya.

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help