Pelaku Skimming Kartu ATM Nasabah BRI Kediri Punya Rekor Bobol 64 Bank Dalam dan Luar Negeri

Empat pelaku merupakan warga negara asing, yakni tiga orang warga Romania dan seorang warga Hongaria.

Pelaku Skimming Kartu ATM Nasabah BRI Kediri Punya Rekor Bobol 64 Bank Dalam dan Luar Negeri
COASTAL 24
Skimming

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan, komplotan pembobol uang tabungan nasabah Bank Rakyat Indonesia (BRI) di Kediri tidak hanya membobol satu bank.

Menurut dia, ada 64 bank di Indonesia dan luar negeri yang juga mereka bobol dengan skimming.

"Ini ada 64 bank di dalam negeri dan luar negeri yang menjadi korban," ujar Argo saat merilis kasus tersebut di Mapolda Metro Jaya, Sabtu (17/3/2018). 

Sejumlah bank yang dibobol tersebar di Australia, Jerman, Amerika Serikat, Inggris, Kanada, Perancis, Swiss, Denmark, Italia, dan negara-negara di Asia. Mayoritas korban yang uangnya dibobol ada di Indonesia.

Menurut Argo, sudah miliaran rupiah yang dibobol para pelaku. Namun, belum ada jumlah ada pasti berapa total kerugiannya.  

"Untuk totalnya kami belum dapatkan pasti, yang terpenting miliaran yang dihasilkan (pelaku)," kata Argo.

Dari penangkapan para tersangka, polisi menyita uang tunai sebesar Rp 70 juta yang biasa digunakan untuk menyewa hotel, makan, dan biaya sehari-hari.

Baca: Menebak-nebak Biaya Pesta Perayaan Ulang Tahun Kelima Anak Ayu Dewi

Baca: New Yaris Tipe Tertinggi Bisa Dibawa Pulang dengan Bunga 0 Persen di Maret Meriah Auto2000

Polisi juga menyita sejumlah alat yang digunakan untuk melakukan skimming. 

Lima anggota komplotan yang ditangkap polisi bernama Caitanovici Andrean Stepan, Raul Kalai, Ionel Robert Lupu, Ferenc Hugyec, dan Milah Karmilah.

Empat pelaku merupakan warga negara asing, yakni tiga orang warga Romania dan seorang warga Hongaria.

Reporter: Nursita Sari

Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul: Pembobol Uang Nasabah BRI Bobol 64 Bank Dalam dan Luar Negeri

Sumber : Kompas.com 

Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help