Jokowi Minta Percepat Pembiayaan Rumah, Bank BJB Siap Genjot KPR

Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan melihat ada peluang untuk menggenjot kredit pemilikan rumah (KPR)‎,

Jokowi Minta Percepat Pembiayaan Rumah, Bank BJB Siap Genjot KPR
dok. bank bjb
TANTANGAN TEKNOLOGI, Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan saat menjadi pembicara pada Bandung Year-End Conference, Festival of Resolution, di Bandung 19 Desember 2017. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan melihat ada peluang untuk menggenjot kredit pemilikan rumah (KPR)‎, seiring keinginan pemerintah mempercepat penyediaan rumah untuk ASN, TNI, dan Polri.

"Kita menangkap peluang apa yang dibicarakan bapak presiden mempercepat penyediaan perumahan," kata Irfan seusai mengikuti rapat terbatas penyedian rumah bagi ASN, TNI, dan Polri di kantor Presiden, Jakarta, Senin (‎16/4/2018).

Menurut Irfan, selama ini Bank BJB telah bekerjasama dengan TNI dan PT Asabri dalam hal pembiayaan perumahan bagi anggota, dimana kedepannya akan memodifikasi produk-produk yang telah ada.

"Ini peluang emas, mungkin produk akan kita sesuaikan, kita modifikasi sesuai kebijakan pemerintah," ucap Irfan.

Sementara untuk target penyaluran kredit perumahan pada tahun ini, kata Irfan, perseroan menargetkan adanya pertumbuhan sebesar 10 persen dari capaian tahun lalu.

"Kita meningkat 10 persen, target tahun ini, jadi hampir Rp 2 triliun," papar Irfan.

Saat rapat terbatas, Presiden Joko Widodo meminta adanya terobosan pembiayaan dalam hal penyediaan perumahan untuk Apartur Sipil Negara (ASN), TNI, dan Polri.

Jokowi menjelaskan, pemerintah melakukan percepatan kebutuhan perumahan bagi masyarakat, dimana Kementerian PUPR berupaya menurunkan angka kekurangan rumah untuk masyarakat yang mencapai 11,4 juta.

"Untuk itu dalam rapat terbatas sore ini, saya juga mengundang Ketua Dewan Komisioner OJK, direktur utama bank-bank BUMN, Dirut Bank DKI, Dirut Bank BJB, Asabri untuk membicarakan langkah-langkah terobosan dari sisi pembiayaan," ujar Jokowi.

Menurut Jokowi, terobosan pembiayaan perumahan sangat penting untuk menambah alternatif model di luar skema pembiayaan yang telah ada, guna mengejar‎ ketersediaan rumah bagi ASN, TNI, dan Polri secara cepat.

"Sehingga ASN, prajurit TNI dan anggota Polri bisa terpenuhi kebutuhan pokoknya, semakin konsentrasi dalam bekerja serta mendorong efek ganda bagi pertumbuhan ekonomi negara kita," ucap Jokowi.

Berdasarkan data yang diterima, kata Jokowi, terdapat 945 ribu ASN, 275 ribu prajurit TNI, dan 360 ribu anggota‎ Polri yang belum memiliki rumah bersifat permanen.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help