Menteri Airlangga Ungkap Keuntungan Perpres Izin Tenaga Kerja Asing di Indonesia

Tujuannya, untuk mendukung perekonomian nasional dan perluasan kesempatan kerja melalui peningkatan investasi.

Menteri Airlangga Ungkap Keuntungan Perpres Izin Tenaga Kerja Asing di Indonesia
Istimewa
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah melakukan pengaturan kembali perizinan penggunaan tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia.

Tujuannya, untuk mendukung perekonomian nasional dan perluasan kesempatan kerja melalui peningkatan investasi.

Atas dasar pertimbangan tersebut, pada 26 Maret 2018, Presiden Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 20 Tahun 2018 tentang Penggunaan Tenaga Kerja Asing.

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berharap, perpres tersebut bisa mendorong investasi di era revolusi industri keempat ini, atau biasa disebut industri 4.0.

Menurutnya jika perpres itu tidak dikeluarkan, dikhawatirkan investor banyak yang kabur.

"Sekarang perusahaan IT pun ada yang melakukan outsourcing ke luar, terutama untuk tenaga kerja," ujar Airlangga di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Senin (16/4/2018).

Karena itu, supaya tenaga kerja di bidang digital tidak dibawa ke luar negeri, maka pemerintah harus membuat kemudahan bagi tenaga-tenaga di bidang ini untuk kerja di Indonesia.

Airlangga menegaskan, ekspatriat yang bekerja di Indonesia ini hanya dikhususkan pada level tertentu.

Disesuaikan dengan kebutuhan perkembangan industri digital di Indonesia.

Jadi, hanya untuk level tertentu saja.

Halaman
123
Penulis: Wahyu Aji
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved