Pemerintah Kejar Pengembangan Industri untuk Tingkatkan Produk Ekspor Indonesia

Pemerintah terus melakukan pengembangan industri diantaranya untuk meningkatkan kualitas ekspor.

Pemerintah Kejar Pengembangan Industri untuk Tingkatkan Produk Ekspor Indonesia
Apfia Tioconny Billy
Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dan Menteri PPN, Bambang Brodjonegoro di Hotel Shangri-La, Jakarta Pusat, Selasa (17/4/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah terus melakukan pengembangan industri diantaranya untuk meningkatkan kualitas ekspor.

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro menyebutkan saat ini produk Indonesia masih didominasi oleh komoditas seperti batu bara, minyak sawit mentah (CPO) maupun karet yang tidak terlalu menonjolkan teknologi.

Rendahnya kandungan teknologi tinggi pada produk dalam negeri membuat Indonesia tertinggal dalam mengembangkan produk baru di bidang manufaktur.

"Produk ekspor Indonesia terkonsentrasi pada produk hasil komoditas dan barang pertambangan, seperti batubara, CPO, dan karet, dengan sedikit kontribusi dari ekspor barang permesinan," kata Bambang, Selasa (17/4/2018).

Indonesia pun masih kalah dibandingkan Thailand dan Malaysia yang memiliki produk ekspor yang lebih beragam yang mengikuti konsumsi global.

Untuk itu, Menteri Bambang mendorong upaya untuk meningkatkan keragaman dan kompleksitas produk ekspor Indonesia melalui kebijakan industri yang tepat.

Selain itu industri juga harus fokus pada beberapa produk strategis yang dapat memberikan efek yang signifikan pada perekonomian nasional.

Kapasitas manufaktur lokal juga perlu dikembangkan untuk menghasilkan produk ekspor dengan kompleksitas dan nilai tambah yang tinggi.

"Studi Bappenas-MCA yang berfokus pada sektor otomotif, elektronika, dan pengolahan makanan memberikan gambaran atas strategi yang dapat ditempuh lndonesia dalam jangka menengah," pungkas Bambang Brodjonegoro.

Penulis: Apfia Tioconny Billy
Editor: Sanusi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com © 2018
About Us
Help