Jokowi Ingin Busana Muslim Tanah Air Kuasai Pasar Dunia

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Jokowi, dalam satu tahun nilai ekonomi industri fashion mencapai Rp 166 triliun

Jokowi Ingin Busana Muslim Tanah Air Kuasai Pasar Dunia
Biro Pers Setpres/Laily Rachev
Presiden Joko Widodo mengunjungi salah satu pabrik bulu mata palsu dan rambu palsu yang ada di Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (23/4/2018) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, BOGOR -‎ ‎Saat menerima Komunitas Muslim Fashion sebanyak 28 orang di Istana Kepresdienan Bogor, Jawa Barat, Presiden Joko Widodo menginginkan busana muslim Tanah Air mampu menguasai pasar-pasar negara lain, mengingat nilai ekonominya saat ini mencapai Rp 54 triliun.

"Saya melihat ada sebuah potensi, ada kekuatan kita, ada sebuah talenta-talenta dari desainer, kemudian busana muslim, saya yakini Insya Allah kita akan menjadi kekuatan besar dalam menguasai pasar busana muslim dunia," ujar Jokowi, Kamis (26/4/2018).

Berdasarkan informasi yang diterima, kata Jokowi, dalam satu tahun nilai ekonomi industri fashion mencapai Rp 166 triliun.

Khusus busana muslim, menurut Jokowi nilainya sebesar Rp 54 triliun dan jumlah tersebut terbilang sangat besar.

"Tetapi ini saya kira bisa diinjeksi lagi untuk naik, terutama di pasar-pasar luar, saya tadi sudah menyampaikan kepada menteri untuk disiapkan, kita bicarakan untuk menyampaikan sebuah forum di luar sehingga busana muslim kita lebih dikenal dan bisa menguasai pasar negara lain," papar Jokowi.

Kesempatan menguasai pasar dunia, menurut Mantan Walikota Solo itu cukup terbuka lebar. Apalagi, Indonesia memiliki penduduk muslim terbesar di dunia.

"Tetapi memang harus ada kerjasama yang baik antara desainer, antara pengusaha-pengusaha busana muslim dan juga pemerintah, bersama-sama," ucap Jokowi.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved